Lulusan Petra Menghilang Ditelan Ombak?

Photo taken by Kennia H. Wijaya

Lulusan Petra Menghilang Ditelan Ombak?

Oleh : Citra Fany Samparaya

Haloha sobat GENTA, dalam rangka menyambut HUT GENTA yang ke-52, Pers
Mahasiswa (PERSMA) Universitas Kristen (UK) Petra mengadakan talkshow pada hari
Kamis, 3 Maret 2016 pukul 11.30 di Auditorium UK Petra dengan mengangkat anak tema
“Indonesiakah Aku?”. Talkshow ini sendiri menghadirkan pakar-pakar dibidangnya yang
tentu sudah tidak asing lagi bagi sobat GENTA.

Salah satu pembicara yang sangat dinanti-nanti adalah Putra Nababan yang sedang
menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Metro TV. Dalam talkshow ini dia sempat mengutip
perkataan Tri Rismaharini yang menjabat sebagai Wali Kota Surabaya “Petra (UK Petra,
red.) dahsyat, orangnya pinter-pinter tapi setelah lulus kenapa nggak muncul yah mas
Putra, kok lulusannya gak muncul yah setelah lulus? Hilang ditelan ombak”. Menurut
Putra Nababan hal tersebut dapat terjadi karena masalah karakter. Ketika sudah keluar
dari kampus kita akan masuk ke dalam dunia pasar bebas, di mana jika tidak mempunyai
karakter yang berpendirian kuat serta integritas tinggi maka kita akan hanyut.

Kita sebagai mahasiswa yang notabene bertempat tinggal di Indonesia harus
membangun dan mempunyai karakter yang mencerminkan masyarakat Indonesia yang
‘kata bule’ ramah dan selalu saling bertegur-sapa, guyub dan saling membantu bukan
malah bergaya sok-sok ‘kebulean’. Kita sebagai mahasiswa juga jangan mau kalah
terhadap orang luar negeri yang bangga menjadi akan negara mereka sendiri. “Kalian
masa depan pers, kalian harus benahi diri kalian dulu sebelum kalian mengurusi hal-hal
berat”, pesannya. “Mumpung masih mahasiswa membentuk karakter Indonesia itu harus
diperkuat”, harapnya. Mau tau keseruan kehidupan Putra Nababan sebagai jurnalis? Stay
tune terus yah.

Tagged with:     ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More