Seminar Petra Civil Expo: Mengenal Dunia Teknik Sipil Internasional

Fotografer: Harvey Panjaitan

Seminar Petra Civil Expo: Mengenal Dunia Teknik Sipil Internasional

Oleh: Alvin Ramasurya Wony’s

Jumat (23/03/2018), Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Petra (HIMASITRA) mengadakan seminar berjudul “Geotechnical and Geoenvironmental Engineering: The Way Towards a Safer Future” dan “Construction Management: The Construction Planning and Strategy for Value Co-creation.” Seminar yang diadakan di Ruang Audio Visual (AV) Gedung T.502 Universitas Kristen (UK) Petra ini mengundang tiga pembicara dari National Taiwan University of Science and Technology (NTUST).

Acara dibuka dengan fashion show batik kebaya dari Labelline. Setelah fashion show, Doddy Prayogo, S.T., M.T., M.Sc. Ph.D. yang didaulat menjadi moderator mempersilakan ketiga pembicara maju ke depan. Dr. Hsin-Yun Lee, salah satu pengajar di bidang teknik sipil dan konstruksi di NTUST, bersama dengan Dr. Chien Kuo Chiu, wakil dekan Fakultas Teknik NTUST, menceritakan manfaat yang akan akan dapatkan jika belajar di Taiwan. Dr. Lee dan Dr. Chiu juga menjelaskan bentuk-bentuk kerjasama UK Petra dengan NTUST yang berupa double degree untuk Program Studi (Prodi) Teknik Sipil UK Petra.

Setelah mendapatkan penjelasan gambaran besar kuliah di Taiwan, giliran Dr. Fuchen Teng yang memberikan seminar tentang penggunaan mikrobakteria untuk meningkatkan kualitas tanah. Dr. Teng mengatakan, permintaan pembangunan gedung tinggi akan semakin meningkat seiring dengan perkembangan zaman, dan pembangunan gedung tinggi tidak mungkin dilakukan di atas tanah yang memiliki kualitas buruk. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan kualitas tanah. Penggunaan mikrobakteria, menurut Dr. Teng, bisa menjadi jawaban bagi masalah pencemaran lingkungan yang belakangan ini banyak diperbincangkan.

Topik kedua dari seminar yaitu manajemen konstruksi dibawakan oleh Dr. Lee. Dr. Lee mengajak kita menggunakan “Service-Dominant Logic” yang dicetuskan Vargo dan Lusch. Beberapa prinsip yang ditekankan, pelayanan adalah proses, bukan sebuah barang hasil kerja. Pelayanan menggunakan sumber daya yang kita miliki untuk memberi manfaat kepada orang lain. Prinsip kedua, baik perusahaan maupun konsumen adalah pihak-pihak yang terlibat dan merupakan integrator dari sumber daya. Prinsip yang ketiga dan keempat, produk adalah mekanisme menyalurkan pelayanan dan bahwa konsumen bukanlah pengguna terakhir, melainkan juga merupakan penyedia layanan.

Setelah mendengarkan kedua seminar, peserta mendengarkan presentasi dari Kimia Konstruksi Indonesia. Acara kemudian ditutup dengan doa oleh Piniela Sutandi sebagai Master of Ceremony dari seminar kali ini.

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More