Seminar LKMM-TM: Billy Boen Ajarakan Cara Menjadi Pemimpin yang Baik

Seminar LKMM-TM: Billy Boen Ajarakan Cara Menjadi Pemimpin yang Baik

Oleh: Alvin Ramasurya Wony’s

Sabtu (3/2/2018), Universitas Kristen (UK) Petra mengadakan Seminar Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) di ruang Audio Visual T.502 UK Petra. Seminar yang dihadiri oleh 230 peserta dari shift 1 dan shift 2 LKMM-TM ini mengundang Billy Boen. Billy merupakan Founder dan CEO dari Young On Top.

Organisasi Young On Top dengan visi “To create a stronger generation for Indonesia” ini memiliki visi untuk memberikan motivasi kepada generasi muda untuk dapat sukses dan memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Acara dimulai dengan penampilan lagu yang Perfect karya Ed Sheeran untuk mencairkan suasana dan dilanjutkan dengan perkenalan pembicara oleh Yonathan Kurniawan, program studi (prodi) Ilmu Komunikasi 2015, sebagai Master of Ceremony (MC) dalam acara ini.

Seminar yang bertemakan “Be a Maverick” ini dibuka oleh Billy dengan menceritakan kisah hidupnya. Billy menyelesaikan studi jenjang S2-nya di West Georgia State University pada usia 22 tahun. Setelah menyelesaikan studinya, Billy kembali ke Indonesia untuk bekerja. Billy memiliki berbagai pekerjaan hingga usia 30 tahun. Diantaranya adalah Sales & Marketing Manager di PT. Berca Sportindo, General Manager di Oakley Indonesia pada usia 26 tahun, dan tahun 2008 menjadi Head of F&B Division di MRA Group pada usia 29 tahun.

Pada tahun 2009 Billy menulis sebuah buku yang berjudul “Young on Top”. Buku ini menceritakan kisah hidup Billy selama bersekolah dan berkarir. Buku ini menjadi titik balik dari hidup Billy. Seorang pembaca bukunya mengirimkan surat elektronik (surel) yang berisi ucapan terima kasih kepada Billy karena buku “Young on Top” membantunya menghadapi masa-masa pelik dalam hidupnya. Dari surel ini, Billy merasa menemukan panggilan hidupnya yaitu berbagi. Pada tahun 2010 Billy keluar dari semua perusahaan tempatnya bekerja dan memulai karirnya sebagai wirausahawan. Pembuat brand League” ini merasa dengan menjadi wirausahawan dirinya akan memiliki lebih banyak waktu untuk berbagi.

Billy kemudian melanjutkan seminar dengan memberikan pelajaran mengenai cara menjadi pemimpin yang baik. Menurut Billy, seorang pemimpin harus memiliki lima kualitas agar menjadikannya seorang pemimpin yang baik. Billy merangkum kelima kualitas tersebut dalam lima kalimat.

  1. Leaders don’t lower their standard, they lift people up.
  2. Leaders listen and solve problems.
  3. Leaders lead and serve.
  4. Leaders are open minded. 
  5. Leaders care and share. 

Kelima kualitas ini, menurut Billy, adalah hal yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik. Billy juga berpesan kepada mahasiswa jika ingin meraih kesuksesan, mahasiswa harus memiliki tujuan hidup yang jelas, memiliki passion yang kuat, mimpi yang besar dan spesifik, dan yang terpenting adalah memiliki karakter yang baik.

“Kalau kita nggak mendengarkan masalah mereka dan tidak menggunakan kreativitas untuk menyelesaikan masalahnya, bagaimana kita mau menjadi pemimpin yang baik?”, kata Billy.

Nah, sobat GENTA. Setelah mendengarkan apa yang Billy katakan, masihkah kita malas untuk menjadi seorang pemimpin. Ayo, bangkit dan menjadi seorang pemimpin yang peka terhadap permasalahan di sekitar kita!

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More