INNOVATIVE SOCIAL MEDIA OVER MARKETING

Fotografer : Boby Kristiyanto

INNOVATIVE SOCIAL MEDIA OVER MARKETING

Oleh : Natalia Ratna Dewi Lesmono

“Generasi millenials telah membawa banyak dampak signifikan di media sosial. Salah satunya, media sosial kini menjadi ladang bisnis untuk kalangan anak muda.”

Jumat (06/04/2018), Himpunan Mahasiswa Manajemen Pemasaran Petra (HIMAPASTRA), mengadakan seminar nasional dengan tema INNOVATIVE SOCIAL MEDIA OVER MARKETING. Mengenali perubahan-perubahan yang terjadi di masa kini adalah hal yang patut kita ketahui dan sadari. Banyak hal yang dapat kita raih untuk menjadi sukses, yaitu dengan memanfaatkan media sosial yang mencakup banyak kalangan.

Acara ini mengundang pembicara yang sudah memiliki pengenalan sekaligus pengalaman akan dunia marketing yaitu, Diah Dharmayanti, Ph.D, S.E, MSI, CPBC, CPHR, CSRS, CPM dan Kevin Hendrawan. Kedua pembicara tersebut telah membuka wawasan audience akan traditional marketing dan modern marketing.

“Apakah kita sebagai anak muda yang hidup di era boomingnya media sosial harus meninggalkan traditional marketing?  Atau traditional marketing dan modern marketing berjalan bersamaan?”, tanya Diah yang juga merupakan salah satu dosen senior di manajemen pemasaran itu.

Pertanyaan yang seolah-olah membuat para mahasiswa ikut berpikir dengan melihat perbandingan antara banyak toko atau produk yang tutup, dengan banyaknya  produk yang masih bisa bertahan hingga sekarang. Hal tersebut seutuhnya merupakan cara para pembisnis untuk dapat berinovasi. Tidak hilang dimakan oleh waktu akibat segala hal kini serba ONLINE. Banyak produk yang masih bisa bertahan, itu karena mereka mampu memberikan sesuatu yang berkesan. Acara-acara yang melibatkan masyarakat hingga terus dikenang. Tak berhenti sampai disitu saja, beberapa diantara mereka selain membuka toko juga mengembangkan bisnisnya di media sosial.

Begitu pula dengan Kevin Hendrawan. Kevin yang merupakan seorang YouTuber dan pembawa acara ini juga mengajarkan banyak hal di modern marketing. Ia mengaku awal perjalanan karirnya tidaklah mudah, bahkan viewers yang ia miliki sangatlah sedikit di YouTube.

“Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan, channel  YouTube viewersnya kadang sedikit kadang banyak, apapun itu tetap dihargai aja. Semakin berinovasi, konsisten dan yang paling penting adalah berproses!”, ujar pria kelahiran tahun 1992 itu.

Kevin juga membagikan 10 tips untuk membantu kita berjuang di era modern marketing, yaitu :

  1. Share,
  2. Real time,
  3. Teach, do not patronize,
  4. Entertain them, once in a while! Your not a robot,
  5. Create digital present,
  6. The Y generation loves visuals, serve visual for your communication tools,
  7. Do a simple online activation, once in a while,
  8. Proof, proof, proof!,
  9. Being creative,
  10. Listen your audience.

So, gimana guys? Semoga beberapa tips yang diberikan membawa manfaat dan dapat dilakukan di era modern marketing ini, ya!

Basically, tetap konsisten aja apapun yang terjadi, dan tetap melakukan yang terbaik!” eminar

Kevin Hendrawan.

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More