Calon Pemimpin Harus Mengenal Akar Sebuah Masalah

Calon Pemimpin Harus Mengenal Akar Sebuah Masalah

Oleh : Bethari Putri Hyang Taya

Pada 17 Maret 2016 pukul 18.00 WIB, telah diselenggarakan kembali rangkaian acara Pemilu
Raya Universitas Kristen (UK) Petra 2016. Acara kali ini merupakan third session dengan tema
Where Am I #2”. Bertempat di gedung P lantai 7 (P 710) UK Petra, Roni Anggoro, S.T. M.A (Arch.)
didapuk sebagai pembicara pada sesi kali ini. Dalam sesi yang dibawakannya, Roni berbicara banyak
tentang analisa kondisi kemahasiswaan (versi Roni). Roni juga banyak bercerita atau sharing
bagaimana keadaan mahasiswa dan lembaga kemahasiswaan saat ini.

Salah satu analisa kondisi kemahasiswaan (versi Roni) yang patut digaris bawahi adalah
bahwa mahasiswa kurang memahami arti Pola Pengembangan Mahasiswa (POLBANGMAWA).
“Mahasiswa adalah target atau sasaran (sekaligus bagian) dari POLBANGMAWA itu sendiri,” ujar
Roni. Adapun analisa kondisi kemahasiswa antara lain; Unit LK perlu lebih berfokus pada
organisasinya (bukan organisasi lain atau periode selanjutnya), aktivis mahasiswa seringkali
melupakan manfaat menjadi aktivis (bagi diri sendiri, program studi, universitas, dan terutama bagi
Tuhan), aktivis mahasiswa perlu belajar dan berlatih melakukan kegiatan besar yang beresiko tinggi
namun dengan akibat seminimal mungkin, dan dijelaskan pula bahwa selama ini fungsi ketua
(organisasi atau panitia) dan SC (Steering Commite, red) kurang dipahami dengan baik.
Peserta diajak lebih jauh lagi untuk benar-benar memahami arti POLBANGMAWA secara

utuh. Bagaimana lajur koordinasi tiap Lembaga Kemahasiswaan (LK), garis besar outline
POLBANGMAWA sebagai strategi penanaman nilai bagi mahasiswa. Sempat disinggung sedikit
bahwa Four Pillars of Learning (UNOESCO) dijadikan sebagai outline POLBANGMAWA. Adapun
POLBANGMAWA menjelaskan hal-hal apa saja yang akan dipelajari oleh mahasiswa tiap tahunnya.
Mahasiswa tahun pertama akan Learning to Know, lalu mahasiswa tahun ke dua Learning to Do,
mahasiswa tahun ketiga Learning to Be, dan mahasiswa tahun ke empat Learning to Live Together.
Semoga calon-calon pemimpin mahasiswa bisa mulai belajar dari sekarang. Selamat
berproses!

Tagged with:     , ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More