Page 36 - GENTA 201
P. 36
Jeda Inspiratif II
Asa Edu Project tercipta dari beberapa
keresahan yang terjadi di wilayah pesisir
kota Semarang itu. Jauh dari kehidupan
urban ditambah proyek pembangunan
masif membuat Tambak Lorok kurang
mendukung pertumbuhan manusia. Meski
begitu, dalam benak penduduk terdapat
api semangat yang terus berkobar untuk
berkembang. Semangat tersebut berhasil
menggerakkan hati para pendiri Asa
Edu untuk membantu pendidikan dan Menariknya, materi yang diajarkan berupa
kehidupan sosial anak-anak pesisir di kurikulum pembelajaran non-formal
daerah tersebut. Singkat cerita, mereka seperti life skill, seni budaya, dan karakter.
berhasil mentransformasi Asa Edu Project Namun, jika anak-anak membutuhkan
menjadi komunitas satu tahun setelahnya. bantuan untuk pembelajaran formal, para
pengajar akan sigap membantu. Seluruh
Komunitas yang resmi dibentuk pada tahun pengajar di Komunitas Asa Edu tidak
2015 ini memiliki dua program, yaitu Asa hanya relawan yang berasal dari dalam
Edu Mengajar dan Perpustakaan Pesisir. kota, melainkan juga penduduk luar
Ahmad bersama rekan-rekannya meminjam Semarang. Setiap tiga bulan sekali, Asa Edu
gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) membuka pendaftaran relawan. Nantinya,
setempat milik penduduk untuk digunakan para relawan akan diminta mengajar setiap
sebagai lokasi pengajaran Komunitas Asa Minggu dari pukul 08.30 hingga 12.00
Edu. Di sana, mereka berfokus mengajar secara tatap muka. Di samping program
anak-anak PAUD hingga kelas 6 Sekolah pengajaran, terdapat pula perpustakaan
Dasar (SD). Meski demikian, bukan PAUD yang dapat diakses kapan pun.
berarti siswa tingkat atas tidak boleh
ikut, tetapi mereka lebih diarahkan untuk Selama sepuluh tahun berdiri, perjalanan
menjadi pengurus Asa Edu selanjutnya. Komunitas Asa Edu tentu tidak selalu
36 | GENTA

