Page 38 - GENTA 201
P. 38
Renungan
Positive Impact to Your
Community
Penulis Andhika Wibisono, M.Th. / Ilustrator Ignasia Audrey Hoviandi
Penebusan Kristus merupakan suatu Tentunya, hidup dalam komunitas yang
karya yang mengembalikan manusia pada berpusat pada Kristus tidak luput dari
rancangan awal Allah, yaitu memantulkan tantangan. Perbedaan pendapat, sifat, dan
sifat Allah dalam komunitas. Melalui karya latar belakang dapat menjadi sumber konflik
mulia tersebut, Kristus ingin manusia yang dapat menimbulkan perpecahan.
membangun suatu komunitas di dalam Dia. Bahkan, 12 murid yang dipimpin oleh
Sayangnya, kejatuhan manusia ke dalam Kristus sekalipun juga pernah berkonflik
dosa telah membuat manusia cenderung saat hidup dalam dunia ini. Namun, melalui
hidup sebagai individu yang berdiri sendiri. tantangan ini, kita belajar menerapkan
Padahal, penebusan Kristus mengajarkan inkarnasi Kristus dalam komunitas yang
pusat dari pembangunan komunitas yang saling merendahkan diri antara satu dengan
sesuai rencana Allah ialah Kristus itu sendiri. lainnya. Harapannya, sesama anggota
tubuh komunitas dapat melayani sesama
Komunitas harus dipahami sebagai ‘satu’ dalam kasih, kesabaran, pengampunan, dan
yang dihidupi dengan prinsip kesatuan, mengutamakan kepentingan orang lain.
yaitu sehati sepikir, satu kasih, satu jiwa,
dan satu tujuan (Filipi 2:2). Komunitas itu Sejatinya, penting bagi seseorang yang
juga ‘banyak’, dalam arti banyak anggota di terlibat dalam pelayanan komunitas untuk
dalamnya yang memiliki karunia masing- menghayati kematian Kristus dengan cara
masing yang saling bekerja sama. Tujuannya mematikan ego diri sendiri. Sebab, Kristus
adalah untuk menempatkan komunitas mengajarkan, “Anak Manusia datang bukan
itu bertumbuh dan saling melayani demi untuk dilayani, melainkan untuk melayani”
terciptanya kesatuan sesuai rencana Allah (Matius 20:28). Karena itu, terlibat aktif
(Roma 12:4-5). dalam komunitas adalah sarana bagi setiap
orang di dalamnya untuk belajar kasih dan
Di dalam komunitas yang berpusat pada ketulusan dalam melayani.
Kristus, tentunya terdapat panggilan yang
unik bagi setiap anggotanya. Dengan kata Ketika setiap orang yang terlibat aktif
lain, setiap orang bukan sekadar hadir secara dihayati dalam inkarnasi dan kematian
fisik, tetapi juga berpartisipasi aktif di dalam Kristus, maka terciptalah kesatuan
komunitas tersebut. Seperti anggota tubuh dalam komunitas. Secara tidak langsung,
yang memiliki fungsinya masing-masing, komunitas dapat menjadi alat Tuhan untuk
demikian pula setiap orang memiliki peran membawa perubahan positif bagi komunitas
yang unik dalam komunitasnya. Sebab, itu sendiri dan lingkungan sekitarnya.
setiap kontribusi memiliki nilai berharga Dengan demikian, Injil yang mengubahkan
di mata Tuhan. Keterlibatan aktif akan itu dapat dirasakan juga oleh orang-orang
berperan memberi pertumbuhan rohani dan lain yang berada di sekitar komunitas itu.***
emosional dalam komunitas tersebut.
34 | GENTAA
38 | GE NT

