Bicara Bisnis, Belajar dari Sang Jaguar

Fotografer: Samantha Prijadi Purwono

Bicara Bisnis, Belajar dari Sang Jaguar

Oleh: Thalia Angelica

Sabtu (03/10/2020), Program International Business Engineering (IBE) Universitas Kristen (UK) Petra melangsungkan webinar pertama dari rangkaian kegiatan Business Talk. Webinar yang diadakan melalui media Zoom ini mengusung tema “How Strategic Procurement Works in Jaguar”. 

Pada pukul 16.30, Indriati Bisono selaku Ketua Program IBE memberikan kata sambutannya, disusul oleh Hans Tanto selaku Ketua Panitia Business Talk. Menghadirkan José Mantilla sebagai pembicara, webinar kali ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dunia bisnis secara global dari perusahan internasional.

José sendiri berkebangsaan Ekuador, namun kini menetap di Inggris. Saat ini, ia menjabat sebagai Senior Regional Delivery Buyer di salah satu perusahaan otomotif terkemuka dunia, yaitu Jaguar Land Rover (JLR) United Kingdom. José memulai materinya dengan menjelaskan konsep industri otomotif yang telah ia tekuni selama lima tahun. Ia juga menuturkan berbagai proses dalam purchasing. Purchasing adalah proses pencarian barang atau jasa untuk kegiatan produksi. “In purchasing, you have all the power and you have to be wise in spending it,” ujar José. Ia mengajak para peserta agar lebih bijak dalam mengelola pengeluaran perusahaan. Hal ini dapat dicapai dengan membangun strategi perusahaan. 

Bagi José, membangun strategi merupakan salah satu aspek terpenting dalam purchasing. Ia membagikan berbagai metode yang digunakan JLR, salah satunya melalui analisis SWOT. Analisis SWOT berfungsi untuk mengenali strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman) dari suatu perusahaan. Misalnya, JLR mengenali fluktuasi harga barang mentah sebagai salah satu ancaman bagi mereka. Dengan melakukan analisis ini, JRL dapat memperoleh hasil kerja yang lebih efisien.

José berpendapat, tujuan dari purchasing bukan hanya untuk meminimalkan pengeluaran, tetapi juga mengembangkan Team Value Management (TVM). TVM merupakan proses yang berorientasi pada tim untuk mencari best value dalam memenuhi permintaan pelanggan. Lewat TVM, perusahaan produksi mobil yang digunakan Ratu Elizabeth ini dapat melakukan purchasing secara efektif.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Nova Sepadyati selaku moderator. José ditanya mengenai bagaimana JLR menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya, JLR cepat tanggap terhadap setiap isu baru. Contohnya, saat Tiongkok mengalami lockdown, mereka segera mencari supplier dari negara lain. Ia menekankan pentingnya memiliki koneksi dengan supplier dari berbagai belahan dunia. Dengan begitu, mereka tidak akan kesulitan mencari alternatif lain. 

Mengelola suatu perusahaan memang tidak mudah, terutama bagi perusahaan besar seperti JLR. Dari webinar ini, kita dapat menyadari pentingnya strategi untuk memaksimalkan hasil dan efisiensi perusahaan. Seperti pepatah “Sedia payung sebelum hujan”, lebih baik menyusun strategi terlebih dahulu sebelum mengelola suatu bisnis. Jangan sampai hasil yang kita peroleh tidak maksimal hanya karena kurang persiapan ya!

About the author /


Avatar