Page 7 - GENTA 201
P. 7
Opini
Tetapi, realitanya tidak selalu mudah.
Sebagai negara multikultural, Indonesia
tentu tidak luput dari berbagai kasus akibat
keberagaman. Kasus-kasus tersebut bahkan
tak jarang berakhir dengan munculnya
konflik. Beberapa contoh konflik dalam
sejarah Tanah Air, antara lain Perang
Sampit (2001), kerusuhan Poso (1998), dan
sebagainya. Selain dipicu oleh ketegangan
antarsuku dan agama, perang ini juga
disebabkan karena kurangnya komunikasi
lintas budaya yang berujung pada provokasi.
Padahal, sudah semestinya kedua kelompok
yang berbeda itu menjalin komunikasi yang
saling menghormati tanpa menyimpan
bibit-bibit kebencian.
Berdasarkan contoh kasus tersebut, kita
dapat melihat bahwa ternyata, keberagaman
memerlukan kemampuan komunikasi
terbuka dan toleransi yang besar. Hal
tersebut semakin relevan di era digital ini, Ketidakmampuan mengolah informasi
ketika informasi tersebar dengan begitu dengan baik kerap kali memperkeruh
cepat dan luas. Sayangnya, informasi sangat konflik, apalagi jika informasi yang beredar
rentan disalahpahami akibat perbedaan tidak akurat atau disalahartikan. Karena
perspektif, latar belakang, dan sebagainya. itu, penting bagi anak-anak muda agar
lebih kritis dalam memilah informasi
dan berinteraksi, baik dalam dunia nyata
maupun dunia maya.
Salah satu peristiwa yang berkaitan
dengan kesalahpahaman dalam dunia
maya terjadi pada ajang Mobile Legends:
Bang Bang (MLBB) World Championship
2021. Tanpa disangka, akun media sosial
tim e-sport ONIC Filipina mendadak
dikabarkan menghilang. Mengutip
dari Skor.id, kejadian ini menimbulkan
spekulasi terkait keterlibatan fans dari tim
e-sport asal Indonesia, RRQ Hoshi, dalam
kasus tersebut. Mereka diduga melaporkan
akun tersebut secara massal setelah RRQ
Hoshi kalah dari ONIC Filipina dalam
pertandingan MLBB yang cukup bergengsi
itu. Namun, CEO tim asal Indonesia
GENTA | 7
GENTA | 7

