Page 43 - GENTA 201
P. 43

Kuis





                Ksatria Pembawa Lentera


                     Penulis Celia Valen Leonita / Ilustrator Caitlin Francis Nauli Siregar


              Jar! Hari ini, tiba-tiba warga ngamuk pas     Namun, takdir seolah menuntun
            “kita  sampai.  Aku kesulitan  mengatur  langkahku  melewati  daerah  Pantai Timur,
            rotasinya!”                       tempat aku pertama kali mendirikan
                                              komunitas pengajaran ini. Saat menyusuri
                    Celetukan  Iris  itu  terus  jalanan yang sedikit berpasir itu, seseorang
            menggema di telingaku. Semuanya terasa  tiba-tiba menepuk tanganku.
            sia-sia. Setelah dua tahun memperjuangkan
            Lentera Harapan, baru kali ini aku merasa     “Kak Fajar, masih ingat  nggak
            menjadi pemimpin yang gagal. Padahal,  sama aku?” ujar gadis berambut pendek itu.
            memajukan desa tempatku dilahirkan telah
            lama menjadi mimpiku.                    “Hmm..  Rina? Kamu   anak   kelas
                                              keterampilan Kakak yang jago gambar itu,
                    “Mereka nggak terima kalau kita  kan?” tanyaku.
            mengambil waktu anak-anak membantu
            orang  tuanya untuk  mengikuti  kelas     “Iya, Kak. Aku Rina. Aku seneng,
            pengajaran,” tambah teman sekelasku itu.  deh, Kak Fajar masih ingat sama aku.”

                    “Kalau begitu kalian pulang      Aku    membalasnya  dengan
            saja. Nanti, kita sama-sama pikirkan solusi  tersenyum simpul. Aku tidak menyangka
            terbaik saat rapat,” jawabku sekaligus  hari ini aku dipertemukan kembali dengan
            menutup panggilan telepon.        murid pertamaku. Karena penasaran, lantas
                                              aku segera menanyakan kabarnya.
                    Aku termenung. Apa yang harus
            aku lakukan? Sepulang dari kampus, aku     “Sekarang, ayah sudah dukung
            hanya bisa berjalan sambil tertunduk malu.  hobi Rina,  loh, Kak. Jadi, Rina semakin
            Aku kecewa pada diriku sendiri. Karena  tekun belajar bikin karya lukisan sambil
            kecerobohanku,  anak-anak  tidak  dapat  ngajarin temen-temen,” katanya.
            mengikuti kelas keterampilan hari ini.













                                                                   GENTA | 43
                                                                    GENTA | 39
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48