Life Enrichment 13: Langkah Pertama Hadapi Dunia Nyata

Fotografer: Ferry Shendy

Life Enrichment 13: Langkah Pertama Hadapi Dunia Nyata

Oleh: Amelia Syatriadi

Tim Petra Sinergi (TPS) Universitas Kristen (UK) Petra menyelenggarakan Life Enrichment (LE) 13 yang merupakan akhir dari rangkaian kegiatan LE. Pertemuan LE yang ke-13 ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom dengan tema “Our First Step”. Rangkaian kegiatan LE sendiri bertujuan untuk membina mahasiswa baru (maba). Kegiatan ini berlangsung dalam 4 shift berdasarkan program studi (prodi) masing-masing. Shift pertama dan kedua berlangsung pada Jumat (27/11/2020), sedangkan shift ketiga dan keempat pada Sabtu (28/11/2020). 

Pada shift terakhir, Thomas Lesmono dan Keren Hapukh selaku Master of Ceremony (MC) membuka acara dengan doa pukul 14.30 WIB. Setelah itu, maba masuk ke dalam breakout room yang telah ditentukan panitia. Setiap breakout room terdiri dari beberapa kelompok LE untuk bermain gim Destination Unknown. Permainan ini mengajak maba untuk melihat kembali cara mereka dalam mencapai tujuan hidup.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi talk show bersama R. Arja Sadjiarto, S.E., M.Ak., Ak., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UK Petra. Arja berpendapat, “LE 13 ini bukanlah akhir, melainkan persiapan awal untuk masuk ke dunia yang sesungguhnya.” Menurutnya, dunia yang sesungguhnya adalah dunia yang penuh dengan kegiatan dan aktivitas, mulai dari kepanitiaan hingga organisasi. UK Petra sendiri menyediakan berbagai program yang dapat diikuti maba untuk mengembangkan soft skill selama masa perkuliahan. “Kalau kita memilih untuk aktif, akan banyak hal yang bisa kita dapatkan,” pesan Arja.

Tidak hanya itu, acara ini juga mengundang Sonia Indra Leitte Paula, mahasiswi prodi English for Creative Industry angkatan 2017. Sonia mengungkapkan, ia sempat mengalami kegagalan dan kecewa terhadap dirinya sendiri. Hal ini membuatnya merasa tidak cukup baik untuk melakukan apapun dan takut mengambil kesempatan yang ada. “Aku menyesali segala kesempatan yang tidak aku maksimalkan. Hal ini dikarenakan aku melihat diri sendiri dari kacamata yang penuh kegagalan, bukan dari kacamata Tuhan,” ujarnya dalam kesempatan itu. Sonia pun berpesan agar maba berani memaksimalkan potensi yang telah Tuhan berikan.

Setelah itu, panitia menayangkan video pesan dan kesan dari asisten tutor (astor) selama membimbing maba. Maba selanjutnya masuk ke dalam Google Meet sesuai dengan kelompok LE masing-masing. Pada sesi ini, maba dan astor memberikan pesan terakhir sekaligus ucapan perpisahan yang menandai berakhirnya rangkaian LE 2020. Maba juga diajak untuk membuat komitmen seusai berproses bersama di LE 2020. Doa dan video penutup kemudian mengakhiri LE 13 tahun ini.

Nah, Sobat GENTA, apa komitmen Sobat setelah mengikuti rangkaian kegiatan LE selama 1 semester ini? Terlepas dari apapun itu, semoga Sobat bisa mencapainya, ya! Jangan lupa untuk berani mengembangkan semua potensi yang telah Tuhan berikan, ya!

About the author /


Avatar