Wisuda ke-86: Make Way for Petranesians!
Diterbitkan pada: 28 June 2025 Reporter: Belinda Averina Fotografer: Yosua Malino
Pasukan toga bercorak biru dongker berkumpul di Auditorium Gedung Q, Petra Christian University (PCU) untuk mengikuti Upacara Wisuda ke-86 pada Jumat (06/09/2024) dan Sabtu (07/08/2024). Tahun ini, PCU meluluskan sebanyak 1.171 wisudawan. Bersama keluarga, mereka mengikuti sesi pertama wisuda pada pukul 08.30 WIB yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Petra.
Selepas pengetukan palu pertanda dimulainya rapat terbuka senat oleh Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. selaku rektor dan ketua senat, acara dilanjutkan dengan doa pembukaan dan pembacaan firman Tuhan oleh Pdt. Hadi Sugianto, M.Th. dari Gereja Kristus Tuhan (GKT), Surabaya. Salah satu firman Tuhan yang dijelaskan Hadi adalah Filipi 4:6. Firman ini menunjukkan bahwa Tuhan adalah pribadi relevan karena Ia menerima semua yang ada di dalam hati dan pikiran kita. Hadi menyampaikan bahwa kita harus berdoa dan bermohon kepada-Nya ketika menghadapi kekhawatiran dalam kehidupan. Melalui itu, kita semakin mengenal dan menyayangi Tuhan. “Kita yang terpanggil sesuai rencana-Nya dan mengasihi-Nya bukan akan steril dari khawatir tapi kita tahu cara menghadapi hidup dan menyatakan semuanya dalam doa dan permohonan”, ujarnya.
Sehabis pembacaan firman, PCU Choir mempersembahkan lagu “We Are More Than Conquerors” karangan Mark Hayes, seluruh prosesi kemudian memasuki puncak acara yaitu Upacara Wisuda. Wisudawan dipanggil satu per satu dan dikukuhkan oleh dekan fakultas masing-masing. Selain gelar sarjana dan pascasarjana, PCU juga memberikan penghargaan cum laude kepada wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lebih dari 3.50 untuk jenjang studi strata satu dan IPK lebih dari atau sama dengan 3.76 untuk jenjang studi strata dua. Selain itu, wisudawan dengan akumulasi Satuan Kredit Kegiatan Kemahasiswaan (SKKK) di atas 160 poin dan prestasi tertentu juga mendapatkan penghargaan aktif berprestasi (akpres).
Ada pula pengumuman 12 wisudawan outstanding graduate yang mendapatkan sertifikasi internasional seperti Certified Management Accountants (CMA), Association of Chartered Certified Accountants (ACCA), Financial Planning Standards Board (FPSB). Salah satu wisudawan yang berhasil meraih penghargaan akpres adalah Phebe (International Business Management, 2020), yang mencapai IPK sebesar 3.76 dengan penghargaan ekstra akpres 9 poin. Sebagai wakil wisudawan, Phebe memberikan sambutan sekaligus kesan dan pesannya selama berkuliah di PCU. Phebe mengajak para wisudawan untuk mengingat kembali momen-momen berharga ketika mereka melangkah masuk ke dunia kuliah. Mulai dari acara Welcome, Grateful Generations (WGG) yang diadakan secara daring hingga transisi pembelajaran dari masa pandemi ke era new normal. Kutipan Thomas Edison yang berbunyi “Vision without execution is just hallucination” diambilnya sebagai pengingat untuk wisudawan agar mereka meraih cita-cita dengan komitmen dan usaha. “Ingat, kalian melakukan ini untuk diri kalian dan masa depan. Marilah kita melihat ke depan dengan harapan dan kegembiraan. Saya yakin kita akan mencapai yang lebih jauh lagi dalam hidup ini”, tutupnya.
Salah satu perwakilan universitas mitra PCU yakni Professor Stephan Huber dari Fresenius University of Applied Sciences, Jerman turut hadir untuk memberikan pidato sekaligus menyelamati Petranesian yang akan melangkah ke babak selanjutnya. Tak lupa, perwakilan Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Petra (YPTK) yaitu Ir. Jimmy Nurdi Kusuma Pratman, M.Ars. juga turut memberikan sepatah dua kata. “Dengan mendapatkan gelar tersebut, saudara kini mengemban tanggung jawab yang baru untuk berkibar, memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan bangsa Indonesia”, ujarnya.
Dalam pidatonya, Djwantoro mengucapkan selamat kepada wisudawan sekaligus menyampaikan berbagai pencapaian yang telah PCU raih seperti sertifikasi akreditasi perguruan tinggi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan akreditasi internasional dari IABEE dan AQAS untuk sejumlah program studi. Selain itu, ia juga menyampaikan rencana PCU untuk membangun Rumah Sakit umum dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM).
“PCU sangat fokus menyiapkan lulusannya untuk menjadi pemimpin di bidang masing-masing, berkarakter unggul, menjadi berkat di masyarakat, dan berwawasan global”, ujarnya sembari berterima kasih kepada semua orang tua dan tenaga pendidik. Untuk menghormati para orang tua, Djwantoro mengundang wisudawan membungkukkan badan tiga kali sebagai ungkapan terima kasih kepada mereka. Rangkaian acara wisuda tersebut kemudian ditutup dengan penyanyian lagu Bagimu Negeri oleh seluruh hadirin dan doa penutup yang dipimpin oleh Samuel Soegiarto, S.Th., M.Th. (Kepala Lembaga Pengembangan Kerohanian dan Kepemimpinan Kristen PCU).
Alumnus Arsitektur 2020, Yoan Riza Nataya, S.Ars., ikut memberikan kesan kesannya selama berkuliah di PCU. Koordinator divisi Reporter Cetak Pers Mahasiswa periode 2021/2022 itu percaya bahwa dirinya telah menjadi global socio leader sesuai visi PCU. Yoan sendiri sudah mulai bekerja sebagai tenant coordinator mulai bulan ini. Ia mengungkapkan bahwa kita harus percaya diri ketika masuk ke dunia kerja. “Rasa percaya diri karena selama 4 tahun kita nggak cuma diam dan belajar aja tapi kita pasti belajar hal-hal baru dan itu membuat tiap kita menjadi individu yang percaya diri untuk memulai ke jenjang berikutnya”, ujarnya.
Selain Yoan, Kefas Alfando M.M. (alumnus Magister Manajemen 2022) juga menyampaikan kompetensi lain yang bisa kita persiapkan yakni humility. Menurut Kefas, sikap ini penting karena kita harus terbuka dengan masukan orang lain dan menyerap sebanyak-banyaknya. “Karena kita life long learning. Kita nggak cuma selesai di wisuda ini aja tapi ketika kita masuk dunia kerja, kita tetap harus belajar terus”, ujarnya. Kefas pun berpesan kepada mahasiswa agar tetap semangat dalam menjalani perkuliahan dan berpesan kepada orang tua untuk mendukung mereka di setiap langkah yang diambil.