Logo Genta
GENTA Petra Logo

UFO 2025: Ekspresi bagi Budaya, Pesan bagi Masa Depan

Diterbitkan pada: 03 October 2026 Reporter: Raymond Gunawan, Linnata Gunawan Fotografer: Michelle Pitoyo, Claudya Permata

UFO 2025: Ekspresi bagi Budaya, Pesan bagi Masa Depan

United for Others (UFO) 2026 kembali diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kristen Petra (UK Petra). Kegiatan berlangsung pada Sabtu (16/05/2026) hingga Minggu (17/05/2026) dengan total empat sesi pelaksanaan. UFO 2026 berkolaborasi dengan masyarakat Gang Keraton dan Jalan Tambak Bayan Tengah serta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Kegiatan pengabdian tersebut diwujudkan melalui pengecatan mural di kawasan kampung. Kolaborasi tersebut melatarbelakangi tema “Visualizing Heritage, Painting the Future”. Tema ini berfokus pada kegiatan di kawasan kampung bersejarah yang masih memiliki nilai sejarah dan budaya. Melalui kegiatan tersebut, UFO bertujuan memperkenalkan warisan budaya kampung pada masyarakat luas sekaligus mendukung perkembangan kawasan wisata. 

Partisipan kegiatan ini berjumlah empat puluh kelompok yang beranggotakan lima orang sehingga total partisipan adalah dua ratus peserta. Seluruh kelompok dibagi secara rata dalam empat sesi, setiap lokasi dikerjakan sepuluh kelompok per hari. Dikarenakan jumlah peserta yang melebihi ekspektasi awal (tujuh puluh dari empat puluh), panitia mengadakan wawancara peserta. Tindakan ini dilakukan demi menjaga kapasitas yang sesuai untuk kelancaran acara, seperti perihal kapasitas lokasi dan transportasi.

Sabtu (09/05/2026), UFO 2026 dimulai dengan technical meeting (TM) yang diikuti seluruh peserta sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan. Acara dipandu oleh Gracia Victoria (Strategic Communication, 2025) dan Rachel Dorothy Tiong (Dentistry, 2025) selaku Master of Ceremonies (MC). Melalui sambutannya, Ketua Acara UFO 2026, Albert Michael Tjendra (Data Science and Analytics, 2024) mengawali rangkaian kegiatan TM. “Cukup menarik karena kita berkolaborasi dengan Pemkot,” Preysella Anggreani Parinding Gala (Strategic Communication, 2022), Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Rudy Setiawan, S.T., M.T. turut hadir memberikan sambutan.

MC memberikan penjelasan mengenai teknis pelaksanaan, pembagian sesi, serta ketentuan yang perlu diperhatikan selama kegiatan berlangsung. Technical meeting berlanjut dengan sesi tanya jawab bersama Njoo Dhani Pathama Nyoto (Arsitektur, 2024) selaku perwakilan panitia. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama.

Sabtu (16/05/2026) menjadi hari pertama pelaksanaan acara UFO 2026 dan terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.15 hingga 10.40 WIB dan sesi kedua pada jam 10.30 sampai 14.00 WIB. Pada pukul 07.00 WIB, peserta sudah mulai berkumpul di Selasar Gedung Q, UK Petra. Kegiatan dibuka oleh MC melalui doa dan briefing ulang sebelum peserta dirotasikan menuju Gang Keraton II. 

Tema mural di Gang Keraton adalah perjuangan, digambarkan melalui Burung Garuda, Bendera Merah Putih, dan bambu runcing. Pengecatan dilakukan dengan metode paint by number, peserta dapat mengikuti nomor yang ditentukan panitia. Pengecatan berlangsung sekitar 1 jam 30 menit, dimulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. Usai pengecatan, peserta mengikuti sesi dokumentasi sebelum dirotasikan kembali menuju kampus. 

Memasuki sesi kedua, peserta melukis mural dengan tema oriental yang menampilkan bunga teratai dan ornamen budaya Tiongkok lainnya. Rangkaian acara berjalan serupa dengan sesi pertama namun pada lokasi yang berbeda. Pengecatan dilakukan di Jalan Tambak Bayan Tengah nomor 39 sampai 41, Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Proses ini dimulai dari 10.30 WIB hingga peserta kembali ke kampus sekitar pukul 14.00 WIB. Berakhirnya sesi kedua menandai selesainya rangkaian kegiatan pada hari pertama.

Proses mural di hari kedua berfokus untuk merapikan dan mendetailkan mural di hari pertama sekaligus mengecat lokasi baru. Pelaksanaan acara kembali terbagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 07.15 hingga 12.18 WIB dan 13.27 hingga 18.30 WIB. Perbedaan durasi kegiatan hari kedua dipengaruhi penyelenggaraan Surabaya Karnaval Pemerintah Kota Surabaya. “Karena ada Surabaya Karnaval, jalan di sana ditutup. Jadi jadwalnya kita persingkat supaya bisa pulang,” ujar ketua acara. Lokasi di hari kedua mencakup area mural sebelumnya serta tembok depan Kantor Rukun Warga Dua.

Lokasi baru dicat putih polos sebagai wadah masyarakat sekitar untuk berekspresi. Sebanyak 10 kelompok dikerahkan pada sesi pertama untuk mengecat lokasi baru. Sementara itu, sesi kedua berfokus merapikan dan mendetailkan dua lokasi sebelumnya dengan membagi lima kelompok di setiap titik.

Setelah menyelesaikan mural dan dokumentasi, peserta diarahkan kembali menuju kampus. Aksi ini sekaligus menjadi penutup rangkaian acara secara keseluruhan. Ketua Acara berharap, “Kegiatan ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui pengabdian ini.” Melalui kegiatan ini, aksi pengabdian masyarakat diharapkan membawa dampak positif jangka panjang bagi warga sekitar.