TEC & MATH COMPETITION 2024: Asah Otak Ajang Gapai Prestasi
Diterbitkan pada: 03 May 2024 Reporter: Jovita Indira Fotografer: Tim PDD TEC dan Math Competition 2024
Jumat (03/05/2024), Mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mengadakan dua event secara bersamaan. Teacher Education Competition & Math Competition 2024 merupakan acara yang pertama kali dilaksanakan oleh fakultas keguruan tersebut. Berupa aktivitas rally games dan kompetisi matematika, lomba ini diikuti siswa-siswi dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Peserta lomba diajak untuk menyadari setiap pribadi adalah permata hidup yang berharga dan spesial di mata Tuhan, sesuai dengan tema yang diangkat pada acara ini “Living Gems”.
Math Competition 2024
Acara kompetisi Math Competition Dilaksanakan di Gedung Q di Petra Christian University (PCU) lantai 4. Acara yang diikuti oleh 200 siswa dari jenjang SD hingga SMA ini, terdiri dari tiga babak, yaitu penyisihan, semi final, dan final yang menyisakan lima pemenang. Babak penyisihan dilakukan secara online menggunakan Lentera Petra, nantinya akan terpilih 10 peringkat tertinggi yang akan mengikuti babak semifinal yang diadakan secara langsung di PCU.
Jumat (3/5/2024), kompetisi matematika dimulai pada pukul 08.00 WIB yang diawali dengan sambutan yang dilakukan oleh Iman Subekti, S.Pd., M.Pd selaku dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Selanjutnya, babak semi final dimulai, ruang ujian diisi dengan peserta dari ketiga jenjang sekaligus dan orang tua. Setelah melaksanakan tes selama dua jam, hasil semifinal diumumkan. Pada babak ini, tersisa lima peserta yang nantinya mengikuti babak final.
Usai mengerjakan soal final, pengumuman peringkat final diumumkan pada pukul 14.40 WIB. Pengumuman pemenang diumumkan oleh Iman, berikut pemenang Math Competition pada tiap jenjang:
Tingkat SD :
Tingkat SMP:
Tingkat SMA:
Setiap pemenang lomba ini mendapatkan piala, sertifikat dan juga uang tunai. Penutupan event kompetisi ini diisi dengan sepatah kata dan juga doa yang diberikan oleh Iman
Teacher Education Competition 2024
Acara yang diikuti oleh 24 siswa ini mengusung konsep rally games, tiap peserta akan diarahkan ke empat pos yang merepresentasikan siklus atau pernyataan kedaulatan Allah dalam kehidupan manusia yaitu creation, fall, redemption, dan consummation (crfc). Acara diawali sambutan oleh Franky Boentolo, S. T., M. Div., M. Th yang merupakan salah satu dosen fakultas FKIP.Setelah sambutan, acara juga diisi dengan doa pembuka dan dilanjutkan dengan penyampaian narasi seputar TEC. Rally games terbagi menjadi empat pos, pos pertama sebagai representasi creation berjudul “Shaping The Rope”, pos kedua berjudul “Tower Triumph Build Battle”, pos ketiga berjudul “Craft Your Crossing Challenge”, dan pos terakhir bertajuk “Love Marbles”. Melalui keempat pos tersebut peserta diajak untuk belajar dan juga mengumpulkan poin. Nantinya, tiga kelompok dengan poin terbanyak akan terpilih sebagai juara.
Setelah selesai melewati berbagai tantangan di setiap posnya, peserta kembali diarahkan untuk ke Gedung I sebagai titik awal. Selanjutnya, peserta diberikan kesempatan untuk membuat video serangkaian acara tersebut untuk nantinya diunggah di Instagram.
Pada penghujung acara Jeremy Chrystofer (Elementary Teacher Education, 2023) selaku master of ceremony (MC) mengumumkan deretan pemenang, berikut urutan pemenangnya:
1. Christensen Darren Emmanuel
2. Christabellin Ruby Blessya
3. Abigail Aquino Sutanto
1. Jollene
2. Asthon
3. Eleazer Faith
1. Andrea Yahya Fajarai
2. Livina Renata
3. Tirsa Kristia Aurelia
Acara ditutup dengan sepatah kata dari Franky dan dilanjutkan dengan sepatah kata dari Briand Soselisa (Elementary Teacher Education, 2021) selaku ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Himagudatra). “Saya berharap ketika teman-teman mengikuti segala kegiatan mulai dari pos pertama hingga pos keempat tentunya memiliki pengalaman, memiliki satu hal yang teman-teman dapat pelajari dan juga berkesan, dan itu bisa berdampak bagi teman-teman nanti dalam dunia perkuliahan” ujar Briand menutup acara TEC tersebut. Serangkaian kegiatan TEC ditutup di dalam doa yang dipimpin oleh Franky.
Tak ketinggalan, Riani Larosa (Elementary Teacher Education, 2022) selaku ketua acara TEC dan Math Competition 2024 turut menyampaikan pesannya kepada peserta. “Kalian [peserta] adalah permata hidup. Apapun yang terjadi, kalian [peserta] tetaplah berharga.” ujar Riani dalam pesannya. Ia juga menambahkan pesan untuk selalu berbagi kemampuan dan ilmu yang dimiliki peserta. “Setiap orang punya potensi yang berbeda. Tuhan kasih [memberi] kalian [peserta] kelebihan di [bidang] matematika. Jangan tunggu dibayar baru share [bagi] ke orang lain. Berbagilah karena kamu [peserta] juga membutuhkan orang lain.” ujar Riani menutup pesannya.