Logo Genta
GENTA Petra Logo

Rapat Akhir Pers Mahasiswa 2025: Remembering the Stars, Living the Legacy

Diterbitkan pada: 27 July 2025 Reporter: Christian Marlon Fotografer: Agatha Nadya, Emmeline Naiym

Rapat Akhir Pers Mahasiswa 2025: Remembering the Stars, Living the Legacy
Sabtu (28/06/2025), Pers Mahasiswa (Persma) Petra Christian University (PCU) mengadakan  rapat akhir (rakhir) bertemakan “Mengenang Bintang: Remembering The Light, Cherishing The Moment". Bertempatan di Ruang AVT.503, Gedung T, PCU, rakhir berlangsung dari pukul 08.45 WIB hingga 15.50 WIB dan diikuti oleh seluruh fungsionaris Persma maupun anggota intern batch 1 dan batch 2. 

Acara dibuka oleh Sheryl Gunawan (Sistem Informasi Bisnis, 2024) dan Richella Desiree (Digital Business Transformation, 2024) selaku masters of ceremonies. Kemudian, layar LCD menampilkan short movie yang mengenang kilas balik perjalanan para anggota Persma selama satu periode, dimana bintang yang menjadi lambang bagi setiap individu di Persma bersinar dengan caranya masing-masing. 

Ketua acara, Anne Limansyah (Interior Design, 2024), menyampaikan sambutan pembuka dengan mengatakan, “Rapat akhir ini diadakan tidak hanya untuk mengevaluasi serta mengapresiasi kinerja kita selama 1 tahun kebelakang, tetapi untuk mengenang kembali semua momen yang kita lalui bersama”. Kalimat itu bukan sekadar penutup sesi pembukaan, tetapi menjadi simbol yang merangkum seluruh makna kegiatan hari itu.

Dilanjutkan sambutan oleh Nathaniel Alexander Tantono (English for Creative Industry, 2022) selaku Pimpinan Umum Persma periode 2024/2025. Nathaniel mengajak seluruh anggota untuk memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya, “Gunakan rapat akhir ini untuk mengenal orang yang belum kalian kenal, lakukan semua yang belum kalian lakukan. Jangan sampai kita pulang dengan penyesalan kecil karena tidak mencoba”. Harapannya, agar momen-momen indah selama di Pers Mahasiswa tak sekadar menjadi bagian masa lalu, tapi juga menjadi jembatan bagi masa depan agar mereka tidak asing satu sama lain.

Kegiatan selanjutnya dimulai dengan sesi ice breaking dan dilanjutkan dengan Rapat Evaluasi Departemen dimana setiap divisi mengevaluasi kinerja dan proses yang telah mereka jalani. Evaluasi ini tidak hanya menjadi penutup, tetapi juga sebagai pembelajaran untuk setiap individu agar memperbaiki apa yang telah terjadi dan melanjutkan apa yang telah dibangun oleh Persma.

Dalam sesi berikutnya, Dr. Fanny Lesmana, S.Sos., M.Med.Kom selaku Pembimbing Persma, turut memberikan apresiasi kepada seluruh fungsionaris dan intern Persma. “I am very grateful karena anak-anak BPH (Badan Pengurus Harian) sangat kuat bertahan. Walaupun tahun lalu terdapat perubahan, namun tahun ini menjadi tahun dengan perubahan paling besar”, ucapnya. Ia juga menegaskan bahwa Persma tidak hanya menjadi ruang untuk berkegiatan, tetapi juga wadah pembelajaran. “Jangan berhenti dan jangan berkeluh kesah karena Tuhan telah menyediakan yang terbaik”, tutupnya.  

Sesi selanjutnya diisi dengan pemutaran short film yang berisi pesan dan kesan dari anggota fungsionaris. Video tersebut menunjukkan bahwa meskipun meskipun mereka sudah lulus dari Persma, tetapi tidak boleh hilang komunikasi karena hubungan yang terbangun di Persma  itu personal dan kekeluargaan.

Sehabis video, masing-masing kepala dan wakil kepala tiap departemen mempresentasikan hasil kinerja selama satu periode. Momen yang ditunggu-tunggu adalah serah terima jabatan dari masing-masing kepala departemen kepada setiap anggota fungsionaris yang sudah dipilih untuk menjalankan program kerja mereka untuk periode 2025/2026.

Menjelang penutupan, seluruh anggota diajak untuk menuliskan surat pribadi yang ditujukan kepada setiap anggota Pers Mahasiswa secara acak sebagai bentuk dari refleksi akhir. Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan pemutaran video penutup dari BPH dan kepala serta wakil kepala departemen sekaligus menyampaikan harapan bagi teman-teman yang lanjut maupun tidak lanjut di Persma. 

Melalui tema acara, kegiatan ini mengajak setiap anggotanya untuk terus berkembang, tidak hanya di Pers Mahasiswa, tetapi dalam perjalanan selanjutnya. Rakhir  Persma bukan sekadar penutupan sebuah masa, namun menjadi kenangan dan penghormatan atas perjuangan setiap anggota di dalamnya.