Logo Genta
GENTA Petra Logo

OPENING WGG 2025: The Common Ground That Unites Us

Diterbitkan pada: 30 July 2025 Reporter: Angelica Feliciona Theritno Fotografer: Agatha Nadya Christie

OPENING WGG 2025: The Common Ground That Unites Us

Satu tahun ajaran telah berlalu lagi, dan kini kampus kembali bersiap dengan riuh langkah-langkah penuh semangat dari para mahasiswa baru. Dalam rangka menyambut kedatangan peserta didiknya, Petra Christian University menggelar Welcome, Grateful Generation (WGG) 2025 pada Selasa (22/07/2025). Kali ini pun, perhelatan yang senantiasa menjadi bagian dari tradisi kampus mewarnai ruang Auditorium Lantai 4, Gedung Q Petra Christian University (PCU). 

Agenda opening yang dilangsungkan pada hari pertama, menjadi awal dari seluruh rangkaian kegiatan yang akan berjalan selama 5 hari ke depan (26/07/2025). Acara dimeriahkan dengan penampilan pembuka oleh PCU Choir dan PCU Orchestra. Kemudian dilanjutkan sesi khotbah oleh Evie Santoso S.I.Kom., M.Th., yang menjadi momen reflektif untuk membuka kegiatan orientasi. 

Pada kesempatan ini, Evie menuturkan bagaimana kita sebagai manusia yang diciptakan pasti memiliki tujuan. Sayangnya terkadang kita belum mengetahui tujuan tersebut, sehingga seringkali tidak mampu menjalani hidup seutuhnya sebagai diri sendiri. Ia juga turut membagikan sebuah kutipan Alkitab dari Efesus 2:10, “Bukan orang lain yang menuliskan tujuan hidup kita.” Karena itu, kita harus mengenali pekerjaan baik yang telah dipersiapkan Tuhan. Idealnya, kita memegang teguh keyakinan atas pilihan yang Tuhan berikan, tidak peduli seberapa besar maupun kecil skalanya.

Memasuki sesi peresmian, Cathleen Ashley (Business Management, 2024) dan Christopher Keyhan (Creative Media Communication, 2024) memandu sebagai master of ceremony (MC). Rangkaian acara resmi dimulai dengan prosesi masuknya jajaran pimpinan universitas dan fakultas ke dalam ruangan. Setelah itu, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Petra Christian University secara bersama-sama.

Meski berhalangan hadir secara langsung, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., Rektor Petra Christian University menyampaikan sambutan hangatnya melalui rekaman video yang ditayangkan di layar utama. “WGG sebagai program yang menyambut anak maba,” katanya, “merupakan awal dari mahasiswa baru mulai berproses, mengembangkan semua potensi yang sudah disediakan oleh Tuhan dan menemukan makna hidup.”

Ia mengajak para mahasiswa baru untuk mengikuti semua kegiatan yang ada di WGG dengan sepenuh hati dan antusias. “Carilah teman-teman baru dan aktif dalam berbagai kegiatan selama berkuliah,” pesannya guna mendorong para mahasiswa baru untuk bertumbuh menjadi pribadi yang utuh (whole person) dan siap menjadi pemimpin di masa depan.

Acara kemudian dilanjutkan  pembukaan  simbolik dengan tiga kali ketukan palu oleh Dr. Rudy Setiawan, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan PCU, yang hadir mewakili Rektor Universitas Kristen Petra. Adapun rangkaian orientasi mahasiswa baru ini juga dilengkapi dengan prosesi penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru dari masing-masing program studi oleh kepala program studi.

Menjelang penghujung acara,  Mahersya Christiani Setiadiwiria (Finance and Investment, 2022), Ketua Acara WGG 2025 berkesempatan  berdiri di atas panggung dan menyampaikan satu dua patah kata sebagai bentuk sambutannya pada mahasiswa baru. Ia mengungkapkan, sebagai mahasiswa baru pasti memiliki banyak ketakutan saat memasuki jenjang perkuliahan. Namun ia meyakinkan para mahasiswa baru  akan dipersiapkan sedari dini melalui  WGG. “Selama lima hari ke depan, kalian akan dibekali melalui berbagai kegiatan supaya siap memasuki dunia perkuliahan,” ujarnya. 

Akhir kata, Mahersya mempergunakan momen tersebut untuk memimpin semua yang hadir agar turut menyerukan jargon WGG 2025. “Beyond Fear, Beyond Doubt, I am Beyond,” tegasnya, diikuti sorak sorai dan juga tepuk tangan riuh.

Adapun tema yang diusulkan memiliki makna mendalam dan erat kaitannya dengan kehidupan yang akan dijalani oleh mahasiswa. Sebelum menjadi sosok yang memimpin berjalannya acara WGG 2025, Mahersya juga pernah melalui masa-masa sebagai mahasiswa baru. Kala itu ia  merasakan banyak keraguan dan ketakutan, termasuk pula kekhawatiran apakah ia bisa menikmati perjalanannya di program studi yang dipilih.

Mahersya ingin meyakinkan para maba, “Kamu jauh melebihi apa yang kamu pikirkan. Melebihi ketakutanmu dan keraguanmu sendiri.” Ia ingin para mahasiswa baru tidak lagi meremehkan kemampuan mereka, sehingga dapat terus tumbuh. Sebagaimana “Beyond” berbicara tentang diri seseorang yang bisa lebih dari sekedar eksistensi biasa. Dengannya, tema WGG tahun ini diharapkan bisa menjadi akar kuat bagi ribuan mahasiswa baru Petra Christian University. 

Hari itu kemudian ditutup dengan pemutaran lagu tema WGG 2025 bertajuk sama seperti tema acaranya, yakni “Beyond.”

Setelah pembukaan seremonial, WGG 2025 dilanjutkan dengan sesi kelompok kecil di berbagai kelas. Pada kesempatan itulah mahasiswa baru saling mengenal, membuat mind map, dan menemukan kesamaan di tengah perbedaan.

Ruang interaksi serta prosesi simbolik menyambut mahasiswa baru. Inilah cara Petra Christian University menumbuhkan kepercayaan pada benih-benih unggul untuk dapat berproses.