Graduation Show UKM Modeling: 38 Model Menyinari Grand City Convex
Diterbitkan pada: 21 July 2026 Reporter: Raymond Chandler Gunawan Fotografer: Claudya Febe Gracia Permata
Tiga puluh delapan (38) peserta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Modeling tampil di panggung Grand City Convex pada Jumat (08/05/2026). Acara ini bertujuan mendorong peserta UKM Modeling untuk berani tampil dan menambah pengalaman dalam dunia model profesional. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Program Studi (Prodi) Desain Fashion dan Tekstil (DFT) serta Batik Bordir dan Aksesori (BBA).
Acara dimulai pukul 18.25 WIB, dibuka oleh Hendrawan Surya Wijaya (Strategic Communication, 2024) selaku Master of Ceremony (MC). Perwakilan Prodi DFT, Maria Nala Damayanti, S.Sn., M.Hum. menjelaskan konsep busana yang dikenakan oleh para lulusan. “Konsep yang dibawa oleh teman-teman DFT adalah wastra (kain tradisional) berpadu selera anak muda,” ujar Maria. Ia berharap semakin banyak anak muda yang menyukai wastra. Pembina UKM Modeling, Rizki Ramaditdyo Wicakasono, S.Ds. berpesan, “Teman-teman dapat membagikan nilai positif dan membanggakan almamater Petra.”
Alexandra Adi Abigail (Desain Komunikasi Visual, 2024) sebagai Ketua UKM Modeling turut menyampaikan pidatonya. Ia berkata, “Kita belajar untuk tampil dengan percaya diri, be our self dan express dengan fashion.” Ia juga menjelaskan makna yang terkandung dalam tema kegiatan "Ignite”. Kata tersebut merepresentasikan hasil setahun berlatih berubah menjadi api keberanian untuk menunjukkan jati diri yang kuat dan profesional.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian plakat kepada perwakilan Prodi DFT dan Batik Bordir dan Aksesori (BBA). Memasuki sesi fashion show, 38 model yang merupakan peserta UKM Modeling mementaskan koleksi busana Prodi DFT. Sebanyak 18 koleksi berasal dari penilaian ujian tengah semester mahasiswa DFT angkatan 2024. Tidak hanya itu, 20 busana lainnya merupakan koleksi gabungan mahasiswa DFT angkatan tahun 2021 sampai 2024.
Penampilan dari setiap model dinilai oleh juri. Pemenang terbagi menjadi dua kategori, yaitu Catwalk dan Photogenic. Kategori Catwalk menilai: pose, ekspresi, ketukan, dan karakter; sedangkan Photogenic menilai: ekspresi, pose, styling atau makeup. Masing-masing kategori menominasikan tiga juara, sehingga total pemenang acara ini berjumlah enam pemenang.
Setelah fashion show, Ketua Acara memberikan plakat kolaborasi kepada mahasiswa Prodi DFT. Salah seorang dari tiga mahasiswa perwakilan Prodi DFT angkatan 2024 mempresentasikan tema “Swarna Bara: Vessel of Legacy”. Tema tersebut merepresentasikan generasi muda pelestari budaya. Motif butiran beras dan mangkuk pada busana bermakna kehidupan dan peran generasi muda dalam melestarikan budaya. Beras melambangkan keberlanjutan hidup, sedangkan mangkuk melambangkan pelindung warisan yang berharga.
Penjurian dilakukan oleh Titi Fajar Agustin S.H. bersama Founder A.M Models, Rizki Ramadityo Wicaksono, S.Ds., dan Kani Praya, S.E.
Pemenang kategori Catwalk:
Pemenang kategori Photogenic:
Melalui acara ini, peserta UKM Modeling berkesempatan memiliki portofolio yang nyata. Kesempatan ini menjadi batu loncatan bagi peserta UKM Modeling mempersiapkan karier yang matang. Harapannya, acara ini dapat memperluas relasi dan memercikkan “api” kompetisi bersaing di dunia modeling profesional.