Derap Langkah Menuju Transformasi Digital
Diterbitkan pada: 20 May 2022 Reporter: Catherine Ivana Fotografer: Christopher Mathew
Sebagai bentuk ucapan syukur atas genapnya usia 21 tahun, Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ikom) Universitas Kristen (UK) Petra menggelar peluncuran laboratorium pada Jumat (20/05/2022) pukul 09.00 WIB. Acara ini diadakan di Gedung Q UK Petra. Acara diawali dengan kata sambutan oleh Jandy Edipson Luik, Ph.D selaku Ketua Prodi Ikom. Setelah menyapa tamu undangan, Jandy mengungkapkan, seluruh kegiatan Prodi Ikom telah beralih ke Gedung Q. Ia berharap, fasilitas laboratorium yang telah ditingkatkan mampu mendukung mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital.
Selanjutnya, Dwi Setiawan, S.S., MA-ELT, Ph.D selaku Dekan Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK) UK Petra menambahkan, peluncuran laboratorium ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perkembangan digital. Tidak hanya itu, Dwi pun mengajak seluruh keluarga besar Prodi Ikom UK Petra untuk menjadikan usia baru ini sebagai tonggak kedewasaan. Tonggak ini diharapkan mampu meninggalkan jejak-jejak inspirasi untuk masa mendatang. Tidak hanya itu, Prof. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. selaku Rektor UK Petra berharap laboratorium ini mampu menggenapi fungsi utamanya, yakni sebagai wadah kolaborasi dan multidisiplin yang tidak terbatas. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian laboratorium yang ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Djwantoro.
Dalam kesempatan ini, seluruh peserta diajak untuk berkeliling guna mengobservasi laboratorium secara langsung. Pengenalan laboratorium dibagi menjadi empat segmen, yaitu laboratorium media, public relations (PR), radio, dan televisi. Fungsi utama dari laboratorium media adalah peminatan print dan jurnalisme daring. Fasilitas komputer serta perpustakaan media yang dikembangkan berperan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk melaksanakan proses riset media, pencarian, pembuatan, dan penyebaran berita.
Selanjutnya, laboratorium PR digunakan sebagai zona untuk menggelar konferensi pers dan public speaking. Laboratorium satu ini dilengkapi dengan perpustakaan mini yang bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam melakukan riset terkait aktivitas PR. Laboratorium ini merupakan cerminan mahasiswa dalam menangani industri secara langsung dengan kemajuan teknologi yang telah disuguhkan.
Setelah itu, peserta acara pun diajak untuk berkeliling mengunjungi laboratorium radio. Laboratorium ini merupakan ajang untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis di bidang radio dalam bentuk praktik siaran. Guna mendukung praktik mahasiswa, laboratorium ini dipenuhi dengan fasilitas siaran seperti stasiun radio yang sesungguhnya. Fasilitas ini dibagi menjadi ruang workshop, redaksi, studio radio, dan laboratorium produksi. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu mengeksekusi proses perencanaan, produksi, hingga penyiaran suatu program.
Kunjungan laboratorium terakhir adalah laboratorium televisi. Laboratorium yang satu ini dirancang sebagai replika stasiun televisi. Melalui laboratorium ini, mahasiswa diharapkan dapat mengasah keterampilan praktis, yakni penggunaan kamera, produksi program siaran, dan proses penyiaran. Oleh sebab itu, laboratorium ini menyuguhi ruang produksi, editing, redaksi, voice over (VO), dan master kontrol.
Tidak dapat dimungkiri, dunia digital telah menghadirkan sejumlah perubahan yang dapat diimplementasikan ke dalam ilmu komunikasi. Pertumbuhan teknologi secara eksponensial inilah yang membawa sejumlah dampak positif dalam berbagai aspek. Lantas, seluruh elemen masyarakat harus bersiap untuk bersaing di level tertinggi, terlepas dari apapun generasinya. Nah, Sobat GENTA, mari manfaatkan fasilitas laboratorium ini dengan bijak, ya!