ASLT 2025: Dari Hati Lapang, terbit Pemimpin Berpengaruh
Diterbitkan pada: 28 June 2025 Reporter: Sheryl Gunawan Fotografer: Jason Winarko, Yosua Malino
Senin (03/02/2025), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Petra Christian University (PCU) mengadakan kegiatan Advanced Servant Leadership Training (ASLT) 2025. Kegiatan ini merupakan pelatihan kepemimpinan yang dapat diikuti oleh mahasiswa PCU angkatan 2022 dan 2023. Kegiatan ASLT ini merupakan hasil rebranding dari Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) yang diadakan di tahun-tahun sebelumnya.
ASLT 2025 diadakan selama tiga hari mulai dari Senin (03/02/2025) hingga Rabu (05/02/2025). Bertemakan “Heart to Serve, Lead to Impact”, peserta ASLT diharapkan bisa menjadi penerus berbagai macam Lembaga Kemahasiswaan (LK) yang ada di PCU. “Harapan saya adalah semoga setelah proses ASLT selesai, peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat ke dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika mereka menjabat sebagai servant leader.”, ujar Felicia Angela Rumbajan (Business Accounting, 2022) selaku ketua acara.
Peserta ASLT 2025 terdiri dari 60 mahasiswa yang dibagi menjadi 15 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 4 orang. Di hari pertama dan kedua, peserta mempelajari cara menjadi pemimpin dan beberapa hal terkait dengan pengembangan suatu organisasi. Misalnya materi “A Broad POV” yang membahas mengenai Lembaga Kemahasiswaan secara menyeluruh. Ada juga materi Analisa Kondisi Lingkungan (Anakoling) yang membahas mengenai proses mengamati realita sekitar yang menyebabkan perubahan yang mencakup analisis kondisi organisasi. Kemudian, team building dan penjelasan Rencana Pengembangan Organisasi (RPO) dimana seluruh kelompok merancang skema pengembangan LK masing-masing yang kemudian dipresentasikan pada hari ketiga ASLT.
Di hari ketiga, peserta juga mendapatkan materi sekaligus pembahasan mengenai “Panitia vs Organisasi” yang dibawakan oleh Sastra Budiharja Santoso, S.Psi., M.Th. (Petra Career Center Manager). Materi ini mencakup perbedaan panitia dan organisasi secara menyeluruh, mulai dari durasi, tanggung jawab, koneksi hubungan, bidang, dan lainnya. Selain itu, ada materi terakhir dari ASLT adalah “Sense of Belonging” yang dibawakan oleh Monica Subijanto, S.I.Kom., mantan Ketua BEM periode 2022/2023 dimana peserta belajar betapa pentingnya kekeluargaan dalam LK.
Dalam setiap materi ASLT, terdapat sesi sharing dimana peserta dapat mengutarakan pendapat mereka dan pengalaman mereka di bidang kepanitiaan maupun organisasi yang melatih jiwa kepemimpinan peserta. Setelah semua sesi selesai, ada sesi awarding Best RPO.
Daftar kelompok pemenang Best RPO ASLT 2025:
Beberapa peserta ASLT 2025 memberikan tanggapannya, termasuk Valensia Verina (Desain Komunikasi Visual, 2023) dan Mario Vaun Gautama (Informatika, 2023). Valensia mengungkapkan bahwa ASLT ini menyenangkan dan menjadi wadah untuk belajar banyak hal tentang kepemimpinan. Adanya interaksi dengan pembicara serta diskusi kelompok membuat acara terasa hidup. Ia berharap agar ASLT dipertahankan dan dapat meningkatkan latihan kepemimpinannya untuk kedepannya.
Mario berpendapat bahwa ASLT sangat menambah kesadaran peserta dalam kepemimpinan terutama dalam peran dan kondisi Keluarga Besar Lembaga Kemahasiswaan (LK-KBM) di PCU. Sama halnya dengan Valensia, Mario juga menyampaikan agar ASLT tetap diteruskan ke generasi selanjutnya agar mereka dapat menjaga dan memperbaiki kondisi LK di PCU.
Sobat Genta, menjadi seorang leader yang baik harus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Dengan memahami diri sendiri, pemimpin baik bisa memberikan dampak untuk para anggotanya dan pengembangan baik itu dalam kepanitiaan maupun organisasi. Mari bangkitkan jiwa kepemimpinan agar bisa menjadi pemimpin yang baik dimulai dengan hati yang lapang!