Logo Genta
GENTA Petra Logo

50 Model Satu Panggung: FASHION FUSION ‘Heroes Day’

Diterbitkan pada: 07 January 2026 Reporter: Angelica Feliciona Theritno Fotografer: Ryco Elka Chandra

50 Model Satu Panggung: FASHION FUSION ‘Heroes Day’

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Modelling melangsungkan pertunjukkan perdana bertajuk ‘Fashion Fusion’, pada Jumat (14/11/2025). Kolam Jodoh Gedung W Petra Christian University (PCU) menjadi latar peragaan busana tersebut. 

Penampil dalam runway seluruhnya berasal dari UKM tersebut, dengan jumlah keseluruhan 50 orang. Nama-nama para modelnya ialah sebagai berikut:

  • Angela Oktaviana Christine (Food Technology, 2025)

  • Angelia Erli Tan (Visual Communication Design, 2025)

  • Catherine Patricia Livianto (Branding & Digital Marketing, 2025)

  • Chelsea Sutedjo (Interior Design, 2025)

  • Christabel Evelyn Li (Visual Communication Design, 2025)

  • Christina Viola (Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi, 2025)

  • Clarabelle Charlotte Tomatala (Visual Communication Design, 2025)

  • Devyra Sanjay Juang Nono (Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi, 2025)

  • Dominique Phoebe Sutandyo (Business Management, 2025)

  • Eunice Devaney Siem (Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi, 2025)

  • Fransisca Gladys Lyvius (International Business Management, 2025)

  • Grisela Nathania (Food Technology, 2025)

  • Hanun Gadiezayudya Rizal (English for Creative Industry, 2025)

  • Ivana Immanuela Anindita (Textile and Fashion Design, 2025)

  • Jennifer Lynn Silverio (Finance and Investment, 2025

  • Jennifer Olivia Bimantoro (Business Accounting, 2025)

  • Jesselyn Stela Widarso (Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi, 2025)

  • Jessica Mayer Wijaya (Business Management, 2025)

  • Jessyca Cathryne Retanubun (Branding & Digital Marketing, 2025)

  • Josephine Louise Natadiria (Visual Communication Design, 2025)

  • Jovanka Evelyn Martavia (Chinese, 2025)

  • Joylynn Erika (Textile and Fashion Design, 2025)

  • Katherine (Finance and Investment, 2025)

  • Katherine Jesselynn Wijaya (Visual Communication Design, 2025)

  • Khantidevi Tirtoprodjo (Textile and Fashion Design, 2025)

  • Kin Minori (Textile and Fashion Design, 2025)

  • Kirana Andari (Visual Communication Design, 2025)

  • Laetitia Eileen Sugiarto (Branding & Digital Marketing, 2025)

  • Lidya Diantoro (Textile and Fashion Design, 2025)

  • Livana Halim (Visual Communication Design, 2025)

  • Maeve Joan Valerie (Textile and Fashion Design, 2025)

  • Margaretha Angeline (Program Studi Sarjana Kedokteran, 2025)

  • Michael Valentino (Visual Communication Design, 2025)

  • Nasya Ivana Putri (Strategic Communication, 2025)

  • Nelvina Lie Hariadi (Data Science and Analytics, 2025)

  • Restu Fadyla (Industrial Engineering, 2025)

  • Rona Safira (Business Management, 2025)

  • Sharon Giovanny Susanto (Visual Communication Design, 2025)

  • Sherlyne Vivian Wijaya (Visual Communication Design, 2025)

  • Shienny Veyran Ongko (Visual Communication Design, 2025)

  • Shilo Suela Lamijadi (Textile and Fashion Design, 2025)

  • Tirte Aurellia Ketricia (Textile and Fashion Design, 2025)

  • Trisha Clairise Hayadi (English for Creative Industry, 2025)

Selaras dengan tema ‘Contemporary Fusion’, rancangan busana yang dipertunjukkan memadukan gaya antara masa lalu dengan masa kini. Ragam busananya adalah murni karya kreasi para model. Keunikan pakaian dan propertinya juga mengilas balik peristiwa bersejarah negara Indonesia, terkhususnya Batik. Sebab, terdapat detail simbolis pada pola kainnya yang dipandang menyimpan sebuah makna. Di antaranya, ada penampil yang terinspirasi oleh Raden Ajeng Kartini. Pahlawan wanita yang dimiliki warga negara Indonesia itu turut disebutkan namanya dalam sesi tukar cerita bersama Master of Ceremony (MC), Marcelino Thionardo (Visual Communication Design, 2024).

Alexandra Adi Abigail (Visual Communication Design, 2024), Ketua UKM Modelling mengungkapkan harapannya bagi para anggota yang berpartisipasi. Selain karena memeriahkan suasana Hari Pahlawan Nasional, penyelenggaraan ini juga menjadi lapangan eksplorasi anggota UKM. “Acara ini sebagai pengembangan bakat minat, yang mungkin bisa mendukung portofolio mereka,” tutur Alexandra. 

Di sisi lain, hal tersebut sekaligus menyokong perkembangan rekan kolaborasi UKM Modelling dalam pelaksanaan Fashion Fusion. Kehadiran UKM Martografi berpengaruh besar dalam mengabadikan momen tersebut, sembari mempergunakan kesempatan ini untuk bereksplorasi teknik pengambilan visual. 

Prosesi penghargaan melengkapi rangkaian acara Fashion Fusion dengan penyerahan hadiah oleh sang ketua. Dua nama yang disebutkan secara berurutan sebagai pemenang ‘The Best Costume’ dan ‘The Best Catwalk’ adalah Margaretha Angeline dan Nasya Ivana Putri. Acara kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama, menandai jejak pertama para anggota UKM dalam industri kreatif.