"Dikurasi oleh Anton Kusnanto, S.Sos., fotojurnalis"

Yang sempat muda, apa terluka?

Kala

Telusuri Deskripsi

Apa yang sempat terlihat, apakah bermakna?

Pancarona

Telusuri Deskripsi

Membingkai kemungkinan

Nawasena

Telusuri Deskripsi

Bayangan kemarin, peta esok hari

Pemulihan

Telusuri Deskripsi
Regist in Here

Kala - Yang sempat muda, apa terluka?

Andaikan bisa sebahagia dulu.

Namun, bagi seorang anak yang terluka, perjalanan mendefinisikan pemulihan sebagai proses melupakan.

Hingga kian hari, luka semakin terasa sakit, menjadi air mata saat waktu memberi kesempatan ‘tuk bernapas. Bebannya setara, tanpa pilih kasih. Pelajaran tertumpuk bak menara, meski tak fasih.

Untuk kisah-kisah berikut, saatnya kembali ke masa lalu.

Dalam diri, dalam arti.

Pancarona – Apa yang sempat terlihat, apakah bermakna?

Seiring berjalannya waktu, manusia mulai terikat dengan perspektif tertentu.

Sepasang mata untuk melihat, detakan jantung guna merasa.

Berikut kisah mereka yang memiliki kreativitas sendiri untuk menemukan rona dalam kelabu.

Nawasena - membingkai kemungkinan

Hati ibarat jendela yang tertutup rapat. Walau begitu, sudah waktunya bagi bilik hati ini untuk membuka diri.

Menangkal kekhawatiran kemarin, menatap kesempatan yang datang kian sering. Kadang membutuhkan retakan di ruang gelap agar cahaya dapat mengintip masuk. Ibarat rumah tua yang awalnya tidak menarik, tapi tetap hidup menyimpan rahasianya.

Di bingkai jendela kali ini, bukalah, dan intiplah serangkaian cerita di dalamnya.

Pemulihan - bayangan kemarin, peta esok hari

Hingga kamera ini tidak lagi mengisahkan sejarah, tapi menulis lembaran baru nan cerah.

Hingga fakta tidak lagi berupa koran, tapi buku harian seorang anak yang kembali beranjak.