Sepadan

Tak Lebih Dan Tak Kurang, Setiap Insan Menyala Sama Terang

"Dikurasi oleh Bahar Adyaksa S.Ds."

Ada namun memudar, pluralitas sekedar melintas

Fatamorgana

Telusuri Deskripsi

Photostory

│

Vol.10

Beda pandangan, tetap bergandeng-tangan

Perspektif

Telusuri Deskripsi

Kembalikan rasa humanis, tak sekadar senyum manis

Toleransi

Telusuri Deskripsi

Aku dan Kamu, melebur dalam Divergensi

Heterogen

Telusuri Deskripsi

Fatamorgana - Ada namun memudar, pluralitas sekedar melintas

Pluralitas ada namun sekadar melintas.

Apa yang di depan mata itu nyata, ataukah ilusi semata?

Kalau kata musafir di tanah tandus, ibarat utopia, terlalu indah tuk dibilang nyata.

Kerjapkan mata yang terkubur zaman, mungkin cuplikan utopia tadi menjadi elemen realita.

Perspektif – Beda pandangan tetap bergandeng-tangan

Ragam pandangan membentuk mozaik kehidupan.

Tidak sekadar titik pandang, tetapi juga jendela menuju luasnya kemungkinan.

Sekali lagi bergantung cara pandang masing-masing insan yang berjuang.

Singkap lembaran baru, telusuri keberagaman, dan temukan keindahan di dalamnya.

Toleransi - Kembalikan rasa humanis, tak sekedar senyum manis

Kembalikan rasa humanis, tak sekedar senyum manis.

Benteng tak selalu berarti sebuah pembatas yang membedakan dua sisi kehidupan.

Siapa tahu, di balik benteng yang menjulang tinggi, ada secercah keindahan di luar imajinasi.

Coba runtuhkan benteng itu dan temukan keindahan di baliknya.

Heterogen - Aku dan Kamu, melebur dalam Divergensi

Bagai bumbu dalam masakan, jadikan hidangan beraneka cita rasa.

Pisahkan segala bumbu, maka timbul rasa kehampaan.

Tidak semua hal sejatinya dapat dipisahkan.

Persatuan mereka seringkali membawa keharmonisan.