Unjuk Karya Milenial: Journalist and Photography Workshop

Unjuk Karya Milenial: Journalist and Photography Workshop

Oleh: Livia R. A,

 

Genta – Jumat (04/05/2018) Lembaga Kemahasiswaan Pers Mahasiswa (PERSMA) Bekerja sama dengan Event Surabaya Memory milik Perpustakaan Universitas Kristen (UK) Petra untuk menyelenggarakan Workshop Jurnalis dan Fotografi gratis. Bertempat di Pakuwon Trade Center Mall lantai B1, acara ini dihadiri oleh peminat dunia jurnalistik dan fotografi yang tidak hanya antusias mendengarkan namun juga memberikan pertanyaan di sesi tanya jawab dengan tiga pembicara dari Komunitas Love Suroboyo.

Event yang dimulai dari pukul 18.00 tersebut dibuka dengan pembahasan mengenai dunia jurnalistik oleh Tri Eko Sulistiowati atau yang akrab di sapa Bunda Tri selaku pembina Komunitas Love Suroboyo dan juga merupakan seorang Blogger. Di kesempatan kali ini, Bunda Tri menyampaikan pesan pada audience bahwa “Menulis itu mudah, bisa di awali dengan kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar. asal memnuhi unsur 5W+1H. Kemahiran dalam menulis itu bisa di dapat dari iseng-iseng menulis status juga yang lama-lama berkembang menjadi tulisan yang bermanfaat untuk sekitar lho, keren! Maka dari itu jangan mudah menyerah.” ungkap wanita yang telah enam tahun bergabung dengan komunitas tersebut.

Kemudian tak kalah bermanfaat, pembahasan kedua adalah mengenai bidang fotografi yang dibawakan oleh Fajar Mujianto. Pembahasan mengenai spot foto, konsep foto, serta trik mendapatkan foto yang beda dari yang lain dibawakan oleh pria yang akrab disapa Mas Fajar sewaktu presentasi. Menurut Mas Fajar “Sebagai karya visual, foto harus mampu berbicara dan menceritakan isi dari sebuah cerita atau potret peristiwa.”

Berakhir pada pukul 20.00 acara ini ditutup oleh promosi kegiatan Blusukan Komunitas Love Suroboyo yang disampaikan oleh Anggita Wardani. Salah satu tempat yang pernah diblusuki oleh komunitas ini di adalah Kampung Eropa yang bertempat di jalan Polisi Istimewa Kota Surabaya. Kegiatan ini diisi dengan pelatihan fotografi yang membebaskan pesertanya untuk berfoto maupun mengabadikan foto, serta adanya penyampaian materi baik tentang jurnalistik maupun fotografi dan tanpa dipungut biaya apapun.

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More