Persekutuan Akhir Tahun UK Petra

Fotografer: Natania Wahyuni T

Persekutuan Pergantian Rektor UK Petra

Oleh: Alvin Ramasurya W dan Natania Wahyuni T

Setelah mengadakan pelantikan pada Jumat (15/12/2017), Rabu (20/12/2017), para tenaga kependidikan dan fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan (LK) mengikuti persekutuan akhir tahun bersama rektor periode 2013-2017, Prof. Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng., dan Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. selaku rektor Universitas Kristen (UK) Petra periode 2017-2021. Dalam persekutuan yang berlangsung di Auditorium UK Petra ini, sekaligus menjadi momen perpisahan dengan Rolly, dan untuk lebih mengenal Djwantoro dalam kepemimpinan barunya.

Acara diawali dengan lagu pembukaan dan dilanjutkan renungan yang dibawakan Bedjo Lie, S.E., M.Div., Th.M. “Kata ‘totalitas’ yang sering dimunculkan Pak Rolly dalam narasi-narasinya menunjukkan bahwa kita saat bekerja atau melayani, bukan hanya memberikan sebagian dari diri kita, melainkan seluruh yang kita punya. Seorang pemimpin yang totalitas dalam bekerja membuatnya dihormati, tetapi pengorbananlah yang membuat seorang pemimpin dicintai,” tegas Bedjo. Setelah renungan selesai, diputarkan sebuah video yang dipersembahkan untuk Rolly. Video berdurasi kira-kira tiga menit tersebut memuat foto-foto selama Rolly menjabat menjadi rektor bersama tenaga kependidikan selama masa kepemimpinannya.

Kemudian Rolly memberikan sambutan dan kesan pesan selama menjadi rektor. Dalam sambutannya, Rolly mengatakan bahwa yang masih menjadi permasalahan di UK Petra ini adalah masalah kesejahteraan tenaga kerja di UK Petra. Menurut Rolly, masalah kesejahteraan masih kurang mendapat perhatian serius selama masa jabatannya. Oleh karena itu, Rolly meminta rektor yang baru semakin memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja UK Petra. Tak lupa Rolly juga berterimakasih pada seluruh rekan sivitas akademika yang telah bekerja sama dengan baik selama masa kepemimpinannya. “Tugas dan tanggung jawab pemimpin tidak berhenti untuk kepentingan institusi, tapi juga mempersiapkan kader yang akan menjadi penerus,” ungkap Rolly. Sambutan Rolly diakhiri dengan sebuah persembahan pujian karyawan rektorat masa kepemimpinan Rolly.

Kemudian acara dilanjutkan sambutan rektor baru, Djwantoro. Rektor yang sedari kecil bercita-cita menjadi dosen tersebut berpesan kepada seluruh sivitas bahwa dalam melakukan tugas, lakukanlah dengan sukacita. Terkadang panggilan hidup kita memang bukan hal yang kita senangi atau inginkan, tapi tentu Tuhan mempunyai rencana-Nya tersendiri yang terbaik untuk kita. Karena mungkin saja ilmu yang didapat dari tugas yang sekarang akan berguna bagi tugas yang ada di masa depan.

Setelah sambutan dari rektor periode lalu dan rektor periode ini, acara dilanjutkan dengan penampilan dari Regina Sidharta, perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris Petra (HIMASAINTRA), dan Jonathan Widyanto, perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Manajemen Perhotelan Petra (HIMAHOTRA), membawakan lagu berjudul Light the World. Acara dilanjutkan dengan doa penutup yang dipimpin Ir. Frederik Jones Syaranamual, M.Eng. dan foto bersama. Acara ditutup dengan ramah tamah yang dilakukan di depan Auditorium.

Ada banyak pemimpin, yang berpengaruh maupun tidak. Sebagian dikasihi, sebagian tak diacuhkan. Sebagian dikenang, sebagian dilupakan. Semuanya  tak melulu karena karyanya, melainkan orang juga mengenang sentuhan sederhananya yang rasional. Memegang kepemimpinan UK Petra yang dipercayakan Tuhan tidaklah mudah.

Terima kasih Prof. Ir. Rolly Intan, M.A.Sc.,Dr.Eng. atas totalitas serta pengorbanan selama dua periode kepemimpinan ini. Selamat berkarya dan berjuang Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng.

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More