Opening BOM 2018: Release the Warrior

Fotografer: Natania Wahyuni T.

Opening BOM 2018: Release the Warrior

Oleh: Alvin Ramasurya Wony’s

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kristen (UK) Petra mengadakan Bulan Olahraga Mahasiswa (BOM). Rangkaian acara lomba olahraga antar mahasiswa tingkat universitas tersebut diawali dengan kegiatan Opening yang diadakan pada Jumat (2/3/2018) di ruang Auditorium Gedung EH UK Petra.

Acara diawali dengan sebuah video perkenalan BOM. Setelah melihat video dan berdoa, acara dilanjutkan dengan sambutan Putri Goentoro sebagai ketua panitia BOM 2018. Dalam sambutannya, Putri menjelaskan tema BOM kali ini, A Rising Warrior, memiliki arti BOM menjadi wadah bagi pejuang-pejuang mengembangkan potensi mereka.

Setelah Putri, Kurniawati Ester sebagai perwakilan dari BEM memberikan sambutan. R. Arja Sadjiarto, SE, M.Ak., Ak., sebagai Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan UK Petra melanjutkan dengan memberikan sambutan. Arja berpesan kepada peserta agar tetap menjaga sportivitas dan tidak mengarah kepada kekerasan dalam bertanding. Arja juga berharap, peserta BOM tidak berhenti sampai di sini dan dapat terus mengembangkan talenta mereka hingga sampai di tingkat daerah atau bahkan nasional. Setelah memberikan sambutan, Arja dan Putri membuka rangkaian BOM secara simbolik.

Ada yang berbeda dari opening BOM tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, BOM mendatangkan seorang juara dunia perlombaan karate asal Indonesia yaitu Hans Saputra. Dalam talkshow berdurasi satu jam tersebut, Hans menceritakan bagaimana dirinya memulai memasuki dunia olahraga dan memberikan kiat-kiat bagi mahasiswa yang berminat menekuni bidang olahraga.

Pria yang menekuni olahraga renang, bulu tangkis, dan karate sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) ini mengaku, awalnya olahraga hanyalah sebuah hobi baginya. Berawal mengikuti lomba karate, Hans menjadi tertarik dalam menekuni bidang bela diri karate hingga akhirnya memenangkan Juara Dunia Tingkat Junior kelas Kata di Swiss pada 2013.

Selain menceritakan pengalamannya, Hans juga membagikan cara mengatasi rasa jenuh dalam menekuni suatu cabang olahraga. Menurut Hans, dalam menekuni suatu cabang olahraga, seseorang pasti pernah memasuki fase dimana ia akan merasa jenuh. Cara mengatasi kejenuhan itu dengan memaksakan diri dan tetap tekun menjalani aktivitas tersebut. Hans berpendapat, jika kita berhenti, maka performa kita akan jatuh.

“Teruslah berjuang hingga kita tidak bisa berjuang lagi,” ujar Hans.

Hans juga menjelaskan, dalam menjadi seorang atlet, yang terpenting adalah dapat menentukan skala prioritas. Skala prioritas sangat menentukan bagaimana kita membagi waktu kita. Seorang atlet yang baik haruslah mengenali pentingnya latihan dan mampu menyempatkan diri melakukan latihan sesuai jadwal.

Talkshow ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan oleh Putri kepada Hans. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman perubahan jadwal pertandingan. Pemutaran video penutup dan doa menjadi penutup acara opening BOM 2018.

Selamat bertanding, para pejuang! Mari junjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More