Menyelidik Penegak Kedisiplinan #TimKeamanan

Menyelidik Penegak Kedisiplinan

Oleh : Marselina Rusli

Tegas dan displin, dua kata ini sudah cukup menggambarkan sosok dari divisi yang paling ‘menegangkan’ di Welcome Grateful Generation (WGG) 2017. Siapa lagi kalau bukan divisi keamanan! Dibawah pimpinan Ricky Setiawan, selaku Koordinator Divisi Keamanan, displin memang diwajibkan dalam divisi keamanan. Di divisi keamanan sendiri, Ricky selalu menekankan kata displin itu, hingga jika ada anggota divisi ada yang melanggar akan diberi sanksi. Inilah kisah mereka.

“Karena setiap minggu divisi kami mengadakan rapat, jadi saya berlakukan siapapun yang melakukan kesalahan akan kenakan sanksi. Tetapi, sanksi itu dijalankan bersama, bukan dilakukan oleh pelakunya saja, dan sanksi berupa latihan fisik. Hal ini dilakukan untuk melatih agar fisik kami kuat saat WGG,” terang Ricky. Divisi yang selalu bangun pukul tiga pagi dan stand by pukul pukul ini, ternyata tidak hanya bertugas untuk menertibkan mahasiswa baru (maba) saja, tetapi panitia juga. Ricky mengatakan bahwa terkadang divisi keamanan merasa mengalami tekanan, karena dirasa seperti divisi yang hobi ‘mencari masalah’.

“Padahal kami hanya melaksanakan tugas, karena kami juga melakukan hal yang serupa kepada anggota divisi kita. Tidak hanya itu, kami merasa tekanan dari orang tua maba yang tidak bisa diajak untuk bekerja sama dengan panitia. Padahal kami membuat peraturan demi kebaikan bersama, bukan seenaknya panitia,” ujar Ricky.

Salah satu kunci yang harus dipersiapkan secara matang oleh divisi dengan ban berwarna hijau tua ini adalah mental. Kesiapan mental menjadi hal yang penting karena saat pelaksanaan WGG, akan ada 2000 orang dengan kepribadian berbeda-beda yang harus dihadapi.

Salah satu anggota divisi keamanan, Vanesa Novilia Limarta merasa tugas yang dijalaninya tidakah mudah. Rasa lelah secara fisik tak dapat dipungkiri, apalagi terkadang dalam sehari hanya dapat tidur selamaa dua jam. “Kalau sudah merasa pada titik jenuh, kembali pada motivasi awal untuk melayani melalui divisi ini,” ungkap Vanesa.

Wah, disiplin sekali, ya divisi ini! Luar biasa!

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More