Meningkatkan Mutu Sistem Internasionalisasi Melalui Forum KUI

Meningkatkan Mutu Sistem Internasionalisasi Melalui Forum KUI

Oleh: Christabel Cheryl Famdale

Jumat, 14 Juli 2017 – Universitas Kristen (UK) Petra berkesempatan menjadi tuan rumah Forum Kantor Urusan Internasional (KUI) se-Indonesia pada tahun ketiganya. UK Petra merupakan universitas swasta pertama yang dipercaya oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menjadi penyelenggara forum ini di Indonesia. Acara ini juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Semakin kentalnya globalisasi di Indonesia juga berdampak pada tingkat minat studi lintas batas negara. Maka dari itu, perguruan tinggi di Indonesia harus memiliki kualitas sebanding dengan perguruan tinggi yang ada di luar.

“Saya tidak ingin kalau mahasiswa luar negeri datang ke Indonesia kemampuan mereka menjadi turun,” jelas Prof. Paulina Panen, Staf Ahli Kemenristekdikti. Tidak hanya berusaha menyetarakan perguruan tinggi lokal dengan perguruan tinggi di luar negeri, Kemenristekdikti juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa asing yang ingin belajar di Indonesia dengan memberikan student visa (visa pelajar). Selain itu, mahasiswa asing tidak bisa seenaknya masuk ke Indonesia untuk belajar di sembarang universitas. Kemenristekdikti memutuskan untuk mahasiswa asing belajar di perguruan tinggi rekan di Indonesia.

Forum KUI ini ditujukan untuk mengembangkan program internasionalisasi perguruan tinggi indonesia. Tercatat terdapat 150 peserta dari 125 perguruan tinggi di Indonesia hadir dalam acara ini. Tema yang diambil adalah “Higher Education Policy towards Cross Border Education”. Melalui tema ini, partisipan yang hadir dapat turut bergabung dalam kegiatan yang ada seperti diskusi, workshop, dan welcome dinner bersama walikota Surabaya.

“Pertemuan ini sangat penting, sebab dengan adanya forum ini maka kita akan memahami aturan main pemerintah yang sedang berjalan sehingga kita dapat menyusun program internasional yang selaras dengan visi misi pemerintah Indonesia,” ungkap Meilinda, Kepala Biro Administrasi Kerjasama dan Pengembangan (BAKP) UK Petra.

 

Tagged with:    

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More