Mengenal Budaya Indonesia dan Australia dengan Cara yang Berbeda

Fotografer: William Evan , Sesilia Alexandra

Mengenal Budaya Indonesia dan Australia dengan Cara yang Berbeda

Oleh: Eugenio

Hai Sobat Genta! Kali ini, Program Studi (prodi) Sastra Inggris Universitas Kristen Petra kembali mengadakan Cultural And Literally Night. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (09/11/2018) ini bertempatkan di Auditorium Kampus Pusat Universitas Kristen (UK) Petra dan bertujuan agar peserta mengenal lebih jauh negara Australia dan budaya Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan bersama Australian Consulate Surabaya ini membawakan konsep summer. Konsep ini diangkat untuk menyesuaikan musim panas yang sedang berlangsung di Australia.

Sebelum memulai acara peserta dapat menikmati dinner bersama terlebih dahulu di depan auditorium. Pada acara ini disediakan beberapa photobooth yang dapat digunakan sebagai background untuk foto. Peserta tampak bersemangat melakukan foto bersama di sela-sela waktu dinner. Foto yang telah diambil ini dapat dilombakan untuk best photo contest. Selain itu, juga ada lomba best costume pada malam ini.

Setelah dinner berakhir, acara dibuka dengan doa oleh MC. Laurencia Citra Ningrum, selaku ketua panitia acara memberikan kata sambutan. Acara pun berlangsung dengan spektakuler dengan banyaknya performance yang menarik. Seperti pertunjukan band, vocal group, dan dance yang memukau seluruh isi auditorium. Ada juga fashion show yang menampilkan busana bertema summer.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan sesi talk show. Pada talk show kali ini, didatangkan dua pembicara yaitu Priska Febrinia, S.S.,M.D.C.C, Head of Petra Language Program, dan Mr. Chris Barnes, Konsul Jenderal Australia. Dalam talk show, Priska menceritakan pengalamannya saat ia pertama kali datang ke Australia. Ia mengaku awalnya tidak mengenal apapun dari Australia, namun setelah lama tinggal di sana ia mendapatkan banyak memori indah. Menurutnya, hal yang paling ia kenali dari Australia adalah orang-orangnya yang sangat ramah.

Chris mengatakan bahwa Indonesia dan Australia sama-sama memiliki persamaan karakteristik. Penduduk yang ramah dan rasa humor yang tinggi membuat ia merasa disambut sangat baik di sini. Chris juga mengatakan awalnya ia mengenal Indonesia karena Bali. Namun, saat ia kembali nanti ia akan mempromosikan bahwa Indonesia lebih dari Bali. Indonesia memiliki banyak sekali tempat yang indah, kuliner yang enak, dan budaya yang beragam. Chris juga berpesan bahwa jika peserta bersekolah di Australia jangan hanya belajar, namun juga nikmatilah berbagai makanan, budaya, dan kehidupan yang ada di sana. Di akhir sesi talk show, ada juga sesi jawab antara peserta dan Chris. Chris kemudian memberikan quiz kepada peserta tentang Australia. Peserta yang berhasil menjawab akan mendapatkan hadiah.

Kemudian acara dilanjutkan dengan performance yang mengejutkan. Bukan hanya mahasiswa saja yang telah mempersiapkan performance, ternyata para dosen juga punya performance spesial untuk peserta.  Selain performance ada juga pengumuman pemenang best photo contest, best costume, dan best performance. Acara kemudian ditutup dengan pemberian grand prize kepada peserta yang beruntung.

Jose, salah seorang peserta, mengaku sangat menikmati acara yang berlangsung. Ia juga menyukai setiap performance yang ditampilkan oleh mahasiswa dan dosen.

About the author /


Avatar