Talkshow Bersama LDP

Photo by Kennia H. Wijaya

Oleh: Helen Setiawan

Hai Sobat GENTA! Unit Kemahasiswaan (UKM) Apresiasi Seni Film dan Sastra (ASFS)
Universitas Kristen (UK) Petra, pada kesempatan kali ini menyelenggarakan event yang sangat
keren. Dalam rangka Bulan Seni Budaya (BSB), UKM ASFS mempersembahkan “Talkshow
with LASTDAY Production”, yang mendatangkan Leon, atau yang lebih dikenal sebagai
Guntur, dan Tya Magdalena alias Pao-Pao dari LASTDAY Production (LDP). Talkshow
edukasi movie ini diketuai oleh Devina, dari Program Studi (Prodi) Teknik Informatika. Selain LDP
juga hadir Wahyu Togog, finalis Standup Comedy Indonesia (SUCI) ke-5. Wahyu Togog
melakukan standup comedy singkat pada pembukaan barulah talkshow dimulai.

Dalam talkshow ini dikupas satu per satu hal-hal mengenai LDP yang mungkin belum
banyak diketahui oleh kalian. Salah satu hal yang dibahas dalam talkshow ini ialah video yang
ada di youtube channel LDP. Mungkin ada dari kalian yang bertanya-tanya mengenai proses dan
ide dalam pembuatan video-video tersebut. Pembuatan naskah untuk syuting video tersebut tentu
membutuhkan ide-ide yang kreatif, bukan? Pao-Pao sebagai Scriptwriter di LDP mengaku
bahwa membuat naskah tersebut tidaklah mudah. Dalam menulis naskah sangat dibutuhkan ide
terutama cara menyampaikan makna positif yang mampu menginspirasi dari video tersebut.

Photo by Kennia H. Wijaya

Bagi Guntur dan Pao-Pao, youtube atau industry creative merupakan full-time job. Dari
youtube ini mereka mendapatkan pemasukan atau penghasilan. Selain mendapatkan penghasilan
dari youtube, LDP juga mendapatkan banyak sekali award dari hasil karya mereka. “Award itu
nggak penting, yang penting itu subscribers bisa sampai 500.000 (lima ratus ribu),” ujar Guntur.
Kenapa? Karena dari subsribers lah mereka mendapatkan dukungan.

Adakah dari Sobat GENTA yang mau jadi youtuber(s)? Coba aja deh Sobat. Mungkin
bisa terkenal. Hehehe.

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More