ITEM: Ini Talkshow Edukasi Movie Bersama Bayu Skak

ITEM: Ini Talkshow Edukasi Movie Bersama Bayu Skak

Oleh: Jeffry

Siapa sih yang tidak kenal sama Bayu Skak? Pria asal Malang yang memulai karirnya sebagai seorang Youtuber karena nganggur dan ditinggal teman setimnya ini kini berhasil menjadi seorang sutradara film. Film perdananya, Yowis Ben, menjadi film berbahasa Jawa pertama dan juga mengandung umpatan atau kata kasar yang lulus sensor. Bayu menjelaskan, filmnya bisa lulus sensor karena ia ingin menunjukkan budaya yang tidak asing dengan kita, kata-kata kasar atau juga dikenal misuh tersebut memiliki konteks menurutnya yang sesuai dengan situasi, tidak melulu menjadi kata kasar.

Disertai dengan lawakan khas nahasa Jawanya, Bayu hadir di ruangan Audio Visual Gedung T (AVT) 502 mengenakan kaos Yowis Ben yang dibalut dengan setelan coklat muda. Tepuk tangan riuh langsung bermunculan ketika Bayu muncul, Bayu langsung bergabung dengan Charles Endriko, moderator pada hari itu yang sudah menunggunya di depan panggung. Charles langsung memulai dengan berbagai pertanyaan yang juga dijawab Bayu dengan kocak. Bayu tidak segan-segan mengeluarkan kebiasannya bertindak lucu seperti yang biasa ditampilkannya di kanal youtube miliknya.

Di ITEM kali ini, Bayu berbagi tentang perbedaan media film dengan media-media lainnya yang biasa dipakai berkomunikasi. Pria berzodiak Scorpio ini menjelaskan pentingnya berkarya dan menutup telinga akan para pembenci yang akan terus menjatuhkan kita. Bayu juga menerangkan skill-skill yang diperlukan dalam dunia pefilman Indonesia yang semakin maju ini. Bayu tidak segan membagikan masa lalunya yang membuatnya menjadi sosoknya seperti sekarang ini sembari sekali-kali melontarkan kisah di balik shooting film Yowis Ben.

Nah, uniknya SOBAT Genta, di sesi ITEM kali ini, Bayu juga memberikan bocoran tentang Yowis Ben 2, loh! Tak hanya itu, Bayu juga meminta pendapat para mahasiswa yang hadir memberikan ide atau masukan seperti apa yang pantas ditayangkan di Yowis Ben 2. Rupanya, yang dengan berani mengangkat tangan pertama adalah seorang anak kecil berumur sekitar sembilan tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Mahasiswa juga ada yang dengan berani memberi masukan bagi Bayu untuk mengajak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan putranya, Kaesang Pangarep, untuk ikut bermain peran di Yowis Ben 2.

Nah, seru kan? Acara ITEM yang didesain dengan meriah sekaligus sebagai acara ulang tahun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Apresiasi Seni Film dan Sastra (ASFS) ini, semakin seru dengan bintang tamu yang kocak dan tidak segan berbuat unik di hadapan penonton. Ayo hadir di ITEM tahun depan ya!

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More