Closing Pemilu Raya: Akhir Pembelajaran, Awal Kerja Praktek

Fotografer: Clarita Ivonne

Closing Pemilu Raya: Akhir Pembelajaran, Awal Kerja Praktek

Reporter: Clarita Ivonne

Jumat, 25 Mei 2018. Serangkaian proses panjang bagi calon pemimpin Lembaga Kemahasiswaan (LK) Universitas Kristen (UK) Petra periode 2018/2019 telah usai. Bertempat di Gedung T Ruang Audio Visual (AV)  Ruang T.502, Closing Pemilu Raya (Pemira) 2018 diselenggarakan. Mulai peserta pasif, panitia pelaksana, undangan dan anggota kongres mahasiswa turut menghadiri acara ini.

Terhitung sejak bulan Februari hingga sekarang, kurang lebih tiga bulan proses yang harus dijalani calon pemimpin. Namun, proses yang ada tidak hanya berlaku bagi calon pemimpin, panitia pun memiliki prosesnya sendiri. Menurut Natalia Mandiriani, selaku ketua Pemilu Raya 2018, pembentukan panitia Pemilu Raya 2018 merupakan proses yang panjang dan susah. “Pada kenyataannya memang Pemilu Raya ini panitia yang rumit, ribet dan gak populer,” aku Natalia.  Meski demikian, rintangan demi rintangan pun berhasil dilalui. Satu per satu panitia pun mulai terkumpul, dan bergabung untuk terlibat dalam mempersiapkan calon pemimpin baru melalui berbagai kegiatan. Ia pun merasa terharu bisa melihat perjalanan para calon pemimpin LK UK Petra. Menurutnya, apa yang ia dan timnya perjuangkan, merupakan sesuatu yang worth it.

Ada beberapa harapan yang Natalia miliki untuk kelanjutan acara ini di masa depan. Untuk Pemira, ia berharap panitia yang tergabung pada Pemira tahun ini dapat bergabung lagi di Pemira 2019. Dengan bergabungnya panitia tahun ini, Pemira 2019 akan dapat memberikan proses yang lebih matang dan menjawab kebutuhan para calon pemimpin LK UK Petra. Bagi para pemimpin yang sudah terpilih, ia berharap para pemimpin tidak hanya fokus pada acara yang dibuat, namun mengenai tujuan acaranya. Natalia pun memberikan saran tambahan bagi para pemimpin “Segala sesuatu akan berbuah manis ketika semuanya berasal dari hati”

Selamat melayani, para pemimpin LK yang baru!

 

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More