Acara terbesar HIMASITRA: Bridge Competition 2016

Photo taken by Pubdecdoc Bridge Competition

Acara terbesar HIMASITRA: Bridge Competition 2016

Oleh : Christabel Cheryl F.

Sabtu, 2 April 2016 – Sebanyak 594 peserta yang tersebar dalam 198 kelompok dari hampir
seluruh penjuru Indonesia berkumpul di Ciputra World Lantai Lower Ground (LG), Surabaya
untuk berpartisipasi dalam lomba “Bridge Competition 2016”. Dimulai dari tanggal 1 April 2016
hingga 2 April 2016, acara ini diikuti oleh peserta baik dari tingkat Sekolah Menengah Atas
(SMA) hingga perguruan tinggi. Hari pertama diisi dengan pembuatan miniatur jembatan oleh
peserta. Selanjutnya, hari kedua digunakan untuk presentasi dari setiap kelompok mahasiswa dan
penilaian miniatur jembatan peserta lomba.

“Ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh HIMASITRA (Himpunan Mahasiswa Sipil Petra,
red.) dan merupakan yang terbesar dibanding acara HIMASITRA lainnya,” jelas Johan Siandy
Putra, selaku ketua panitia.

“Ini kali pertama kita ikut lomba bikin jembatan, saya pribadi ingin nambah pengalaman dan ilmu.
Gimana sih rangka jembatan yang kuat, efektif, dan efisien itu,” papar salah satu peserta lomba
Bridge Competition 2016, Kenang dari Universitas Muhamadiyah Surakarta.

Johan sendiri menuturkan bahwa acara ini diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan
program studi teknik sipil kepada siswa-siswi tingkat SMA dan sederajat. Selain itu, acara yang
ditujukan kepada mahasiswa ini juga bertujuan untuk lebih mengenal pembuatan jembatan yang
baik dan efisien itu seperti apa.

Ini pertama kalinya lo redaksi mendengar tentang adanya lomba pembuatan jembatan. Mungkin
ini adalah calon-calon pembuat jembatan penghubung antar pulau berikutnya ya!

Tagged with:     , ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More