Awarding Night BOM 2018: Throne of Victory

Fotografer: Natania Wahyuni T.

Awarding Night BOM 2018: Throne of Victory

Oleh: Alvin Ramasurya Wony’s

Tak terasa sudah satu bulan berlalu sejak Opening Ceremony Bulan Olahraga Mahasiswa (BOM) dilaksanakan. Selasa (3/4/2018), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kristen (UK) Petra menutup rangkaian kegiatan BOM tahun ini dengan mengadakan Awarding Night.

Tema dari Awarding Night BOM kali ini adalah “Throne of Victory.” Melalui tema ini, diharapkan agar  mahasiswa yang sudah lepas dari BOM tidak berhenti dan diharapkan untuk melanjutkan perjuangan mereka. “Pejuang tidak hanya mereka yang menang, tetapi juga mereka yang tidak pernah berhenti berjuang secara sportif,” jelas Hendra Santoso Wijaya dan Fayola Isabelle, Master of Ceremony (MC) pada malam itu.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta, dan dilanjutkan dengan sambutan. Putri Goentoro sebagai ketua panitia BOM, Monalisa Soetrisno sebagai ketua BEM, dan R.Arja Angka A.A.A.Sadjiarto,S.E.,M.Ak.,Ak. sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan memberikan sambutannya. Setelah mendengarkan sambutan, acara dilanjutkan dengan video flashback kegiatan selama BOM berlangsung sebelum memasuki sesi Awarding Ceremony.

Awarding Ceremony BOM terdiri dari tiga acara utama yaitu pengumuman juara setiap cabang olahraga (cabor), pengumuman pemenang Most Valuable Player cabor, dan pengumuman pemenang juara umum. Juara umum diperuntukkan bagi Himpunan Mahasiswa yang berhasil meraih juara terbanyak dari seluruh cabor. Juara umum BOM tahun ini dimenangkan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Petra (HIMASITRA).

Keseruan Awarding Night ditutup dengan pembagian doorprize. Doorprize dibagikan melalui balon-balon yang disebarkan oleh panitia. Di dalam balon-balon tersebut terdapat kertas-kertas yang berisi hadiah yang akan didapatkan oleh peserta yang beruntung.

Apa kata mereka?

Rangkaian acara BOM selama bulan Maret tentunya meninggalkan banyak kesan pada orang-orang yang terlibat. Kali ini GENTA akan menyajikan suara dari mereka yang mengikuti kegiatan BOM ini.

Testimoni pertama datang dari Monalisa Soetrisno. Ketua BEM periode 2017/2018 ini mengatakan bahwa BOM tahun ini terasa lebih sportif, lebih bertanggung jawab, dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Monalisa juga mengatakan bahwa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, BOM dan Mahasiswa Baru (MABA) Cup tahun ini merupakan suatu rangkaian untuk mengarahkan mahasiswa mengikuti Liga Mahasiswa. Steering Comitee BOM tahun lalu itu juga berharap agar mahasiswa lebih aktif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan karena dengan mengikuti kegiatan, seseorang bisa mengetahui bakat yang mungkin belum diketahuinya.

Berbeda dengan Monalisa, Hieronimus Aprilian Dicky Y., mahasiswa Prodi Manajemen Perhotelan angkatan 2016, mendapatkan pelajaran yang berbeda dari BOM kali ini. Anggota tim futsal Himpunan Mahasiswa Manajemen Perhotelan (HIMAHOTTRA) ini belajar bahwa attitude merupakan hal terpenting dalam bertanding. Dari berbagai karakter yang ia hadapi selama bertanding, Hieronimus belajar untuk tetap mengontrol emosi saat bertanding.

Dari BOM ini, David Ardhyan Sutanto dan Aurelia Lidwina yang merupakan perwakilan dari HIMASITRA, berharap agar perjuangan peserta BOM tidak hanya sampai di sini. Mereka berharap agar mahasiswa UK Petra dapat mewakili UK Petra bahkan Jawa Timur pada lomba di tingkat yang lebih tinggi.

Nah sobat GENTA, jangan pernah berhenti untuk terus berjuang dan berlatih. Ditunggu partisipasinya dalam Bulan Olahraga Mahasiswa 2019!

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More