ASFS, Lebih dari Sekedar Nonton Bareng

Photo taken by ASFS documentation team

ASFS, Lebih dari Sekedar Nonton Bareng

Oleh: Christabel Cheryl

Sabtu, 12 Maret 2016 – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Apresiasi Seni Film dan Sastra (ASFS)
mengadakan acara bertajuk “Yuk Nonton Bareng!”. Bukan hanya sekedar menonton bersama, tetapi
Novi, selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk
meningkatkan kreatifitas pesertanya dengan memanfaatkan barang bekas. Adapun peserta yang ikut
adalah siswa kelas lima dari sebuah Sekolah Dasar (SD) di Siwalankerto sebanyak 57 orang. Ditambah
lagi peserta dari mahasiswa UK Petra sebagai pengajar bagi siswa SD tersebut.

“Aku pikir itu gak cukup kalau hanya nonton bareng. Dengan mendaur ulang dan menghias tepak
(wadah pensil, red.), aku berharap mereka dapat meningkatkan kreatifitas dan dapat menjual kembali
barang tersebut. Kalau hanya nonton bareng kan mereka hanya punya motivasi, tetapi kurang
mempunyai ide maupun cara menggapai motivasi itu”, tutur Novi.

IMG_2543

Photo taken by ASFS Documentation Team

Adapun film yang ditampilkan berjudul “UP”. Film ini menggambarkan betapa sebuah cita-cita dapat
digapai dengan usaha yang sungguh-sungguh dari seseorang. Melalui pesan yang tersirat dari film ini,
anak-anak SD yang menontonnya diharapkan juga tidak menyerah dalam menggapai cita-citanya. Ada
berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menggapai cita-cita mereka.

Wow! Semoga acara seperti ini semakin banyak ya di Universitas kita tercinta ini. Jangan sampai UKM
yang diadakan dan dipilih oleh mahasiswa hanya sekedar untuk memenuhi kredit poin untuk syarat
kelulusan. Oops.

Tagged with:     , ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More