25 Jam Berkomentar: Kilas Balik Tahun 2017

25 Jam Berkomentar: Kilas Balik Tahun 2017

Oleh: Danny Gho

Mungkin, sering kali selama 2017 kita bertanya dalam hati “Kapan semuanya selesai?”. Segala sesuatu terasa seperti ‘kekekalan’ ketika kita menghadapi rintangan di 2017 yang lalu. Tapi tidak terasa, 2017 telah berakhir. Dengan berakhirnya tahun 2017, permasalahan dari 2017 telah selesai semuanya. UAS sudah selesai. Kegiatan Kemahasiswaan selama satu tahun ini telah selesai. Sukacita dari 2017 telah dijalani. Tantangan dan sukacita di 2018 menunggu kita. Tetapi sebelum kita bergerak semakin dalam ke 2018, ada baiknya kita merefleksikan diri di 2017. Dalam kasus ini, saya akan memberikan refleksi dari perspektif Lembaga Kemahasiswaan (LK).

LK, dengan bangga saya katakan, telah menjalani 2017 dengan sukses. Tahun ini LK sedang menjalankan GBH sektor 4 dan sektor 5. Perkembangan LK menuju taraf Internasional dan pencapaian LK yang bertaraf internasional. Hal ini diwujudkan lewat berbagai macam kegiatan, baik lama maupun baru. Kegiatan lama dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih baik lagi. Kegiatan baru diadakan dengan terobosan dan inovasi yang luar biasa.

Tahun 2017 dipenuhi dengan kegiatan yang memiliki dampak besar. Salah satu contohnya yang saya bisa ambil, kegiatan Petra Civil Expo (PCE), yang diadakan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HIMASITRA). Kegiatan PCE mengambil inovasi dan terobosan menggabungkan tiga lomba Program Studi (Prodi) Teknik Sipil menjadi satu rangkaian kegiatan dengan skala besar. Kegiatan PCE ini berhasil diadakan di hall Galaxy Mall dan juga dimeriahkan dengan bazaar. Belasan ribu orang telah datang dan acara ini pun menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika Prodi Teknik Sipil, mulai  mahasiswa hingga dosen.

Bagi Himpunan Mahasiswa yang lain pun, perkembangan ini pun terasa. Contoh yang saya paling kagumi, Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris (HIMASAINTRA). Meskipun sebelumnya ‘terpaksa’ menjadi Pelaksana Tugas (PLT), HIMASAINTRA telah beraksi kembali. HIMASAINTRA versi 2.0 melakukan berbagai macam terobosan dan langkah-langkah besar yang harus saya apresiasi. Akhir tahun 2017 lalu, HIMASAINTRA telah menggelar acara terbesar pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Talkshow yang dibawakan Merry Riana telah berhasil memenuhi auditorium UK Petra dengan peserta dari berbagai universitas. Tentu, acara seperti ini menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas Prodi Sastra Inggris dan mengharumkan nama Petra. Yang terpenting, ini menujukan ukuran Student Body tidak menentukan besar acara.

Di tingkat universitas pun, telah terjadi banyak perkembangan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kita menjadi semakin lebih baik. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kita lebih semakin berprestasi. Prestasi yang didapatkan di tahun lalu seperti Juara EJVED (oleh UKM English Debate ) berhasil dipertahankan, prestasi baru seperti EDSA Cup (oleh UKM Futsal) berhasil didapat. Pemilu Raya tahun ini telah melakukan inovasi untuk pengaderan dan proses demokrasi bagi mahasiswa. Koperasi Mahasiswa telah mendapatkan ruang baru yang jauh lebih besar dan PERSMA edisi terbaru hadir dalam wajah yang luar biasa menarik dan mendapatkan apresiasi sivitas akademika.

Tapi, perlu diakui meski banyak kesuksesan dan sukacita, ada juga banyak tantangan di 2017 lalu. Yang paling terlihat adalah mundurnya dua ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) sehingga perlu dibentuk PLT. Sebuah tragedi memang, tapi memang tidak bisa dielakkan. Tetapi, kejadian tersebut tidak akan mematahkan semangat Lembaga Kemahasiswaan. Sebaliknya, ini justru akan terus mengobarkan semangat LK dan mendorong LK untuk terus maju. Dari hal ini kami menjadi sadar, memikul ’salib’ kepemimpinan tidaklah mudah. Menjadi ketua bukanlah mahkota, melainkan memikul salib. Oleh karena itu, LK pun semakin menguatkan diri satu sama lain.

Yang juga menjadi kebanggaan LK, salah satu ‘alumni’ LK telah kembali memikul salib di UK Petra ini. Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., Rektor UK Petra periode 2017-2021 adalah alumni fungsionaris dari Pers Mahasiswa 1981-1985. Bagi saya, hal ini menunjukkan LK bukan sekadar organisasi biasa, tetapi suatu tempat di mana memang orang dapat bertumbuh dan berkembang untuk melayani. Alumni LK terpanggil melayani lebih lagi di UK Petra ini lagi.

Tahun 2017 telah berakhir, dan atas sukacita maupun tantangan yang telah berhasil dilalui kita harus mengucapkan syukur kepada Tuhan. Karena oleh dan hanya karena Dia kita berhasil melalui tahun 2017 ini.

Mari Bersama, kita berdoa 2018 dapat menjadi tahun di mana LK, dan kita semakin terbangun lebih lagi dan semakin lebih berdampak bagi kampus, negara dan Tuhan kita.

 

Tentang Penulis

Danny Gho adalah mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil angkatan 2015. Selama masa kuliahnya di Universitas  Kristen Petra Danny telah menjadi fungsionaris Lembaga Kemahasiwaan di Petra dan sekarang sedang menjabat sebagai Ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa periode 2017/2018. Selain terlibat di dalam Lembaga Kemahasiswaan, dia juga aktif di berbagai macam kepanitiaan.

 

 

 

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan
Posted in: Feature

Majalah Kampus di Ambang Keterpurukan Oleh: Veronica Maureen Sebanyak 1000 eksemplar majalah GENTA dicetak setiap edisinya yang seharusnya menjadi sumber pengetahuan baru bagi seluruh sivitas, tak terkecuali mahasiswa. Dan mungkin, sudut pandang paling tepat dalam menentukan keberhasilan pembuatan GENTA adalah dengan menilai sejauh mana informasi dan pengetahuan yang dituliskan mampu diterima oleh seluruh sivitas. Rendahnya […]

Read More