Australia Indonesia Membaik Lewat Karya Anak Muda

genta-default-images

Australia Indonesia Membaik Lewat

Karya Anak Muda

Oleh: Christabel Cheryl

Pada hari Senin, 22 Agustus 2016, Universitas Kristen (UK) Petra berkesempatan menjadi tuan rumah
pemutaran perdana film pendek hasil dari Festival dan Kompetisi Film Pendek Australia dan
Indonesia, yang lebih dikenal dengan sebutan ReelozInd. Sebanyak 11 film terbaik sudah ditentukan
dan mendapat gelar terbaik dalam kategorinya masing-masing dan gelar special mention.

Dua produser dari film pendek yang mendapat best dalam masing-masing kategori pun turut hadir
dalam acara tersebut yaitu Stephanie Pascalita Gunawan dan Dery Prananda. Stephanie
mendapatkan kategori Best Documentary untuk film pendeknya yang berjudul “Mata Elang,”
sedangkan Dery mendapatkan kategori Best film or fiction untuk film pendeknya dengan judul
“Annelis.”

Mereka merupakan mahasiswa dibidang perfilman yang masih mengenyam bangku kuliah. Stephanie
merupakan mahasiswa semester 7 Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Jakarta dan Dery
merupakan mahasiswa pasca sarjana semester 3 di Institut Seni Indonesia, Yogyakarta. Masing-
masing dari mereka memiliki kesamaan dalam motivasi mengikuti lomba, yaitu karena tugas kuliah.
“Sudah membuat tugas untuk kuliah sih awalnya, lalu saya coba kirim ke ReelOzInd, taunya
menang,” ungkap Stephanie. Bedanya, dalam hal pembuatan film pendek masing-masing mempunyai
tantangan yang tak sama. Untuk Stephanie, “Mata Elang” menghabiskan waktu sekitar 6 bulan dan
memiliki kesulitan dalam hal suara. Bagi Dery, pembuatan film “Annelis” membutuhkan waktu
sekitar 2 bulan dan memiliki kesulitan dengan peralatan yang minim.

Walau masih duduk di bangku kuliah, Stephanie dan Dery sudah dapat mendapatkan penghargaan
tingkat Internasional. Bagaimana dengan kita?

Karya film pendek dapat dilihat di: RelOzIndo.com

Tagged with:     , ,

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *