LKTB: Low Cement Concrete

LKTB_GVJ_003 wtm_rsz

Photo by Gerald Vidisa J.

Oleh: Christabel Cheryl

Beton sebagai salah satu elemen terpenting dalam sebuah bangunan haruslah memiliki kualitas yang
baik agar sebuah bangunan itu kokoh. Terlepas dari desainnya, campuran beton yang berkualitas
menjadi salah satu unsur utama dalam sebuah bangunan. Namun, campuran beton yang berkualitas
sering kali menuntut pengeluaran yang tinggi untuk unsur semen dalam campuran yang berkualitas.
Selain dana yang tinggi, proses produksi semen juga menciptakan polusi yang jahat bagi kehidupan
manusia.

HIMASITRA (Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Kristen Petra [UK Petra]) melalui ajang
perlombaan Lomba Kuat Tekan Beton (LKTB) menjawab kekhawatiran ini melalui tema “Low Cement
Concrete”. Melalui penggunaan semen yang sedikit, peserta ditantang untuk membuat campuran
beton yang kuat tetapi tidak memakan banyak biaya.

“Kita kasih solusi kepada peserta. Seperti penggunaan fine powder (CaCO 3 , Silika FOME, Pasir Silika,
dan Fly Ash) dan penggunaan bahan rahasia (Super Plasticier)”, jelas Albertus Yonathan selaku ketua panitia LKTB 2016.

Acara ini sudah dimulai sejak 14 Maret 2016. Peserta diminta untuk membuat mix design campuran
beton yang akan dikerjakan beserta hitungan kekuatan beton yang akan dibuat untuk 2 sampel.
“Dari panitia sendiri sudah memberikan harga-harga untuk tiap bahan yang digunakan. Mereka
dapat memilih bahan dasar seperti semen, pasir, kerikil halus dan kasar, serta air dan bahan
tambahan (fine powder) sendiri,” jelas Daniel Christanto, wakil ketua LKTB 2016.

Setelah itu peserta mengumpulkan beton buatan mereka untuk di curing (direndam dalam air)
selama 28 hari. Setelah itu akan dipilih 10 tim terbaik berdasarkan penilaian kekuatan beton,
keseragaman antar sampel (memiliki kekuatan dan bahan yang hampir sama), dan murahnya harga
untuk pembuatan beton tersebut.

Hayo, Sobat GENTA paham engga? Kalau enggak, mungkin kita harus sama-sama belajar tentang
beton yang baik nih, supaya bisa membangun hubungan yang kokoh! Eh cieee.

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *