Mengabadikan Keindahan Interior melalui Perspektif Lensa

IMG_2532

Photo taken by IPC documentation team

Mengabadikan Keindahan Interior melalui Perspektif Lensa

Oleh : Romie Christian Paparang

Kamis, 31 Maret 2016 – Interior Photo Contest (IPC) merupakan acara tahunan yang
diselenggarakan oleh program studi (prodi) Desain Interior. Uniknya, selain mengadakan
kontes fotografi, IPC 2016 juga mengadakan seminar yang bertajuk ‘How to Capture
Interior’. “Sebenarnya tujuan seminar ini dikarenakan kita (mahasiswa Desain Interior, red)
nanti akan mendapatkan mata kuliah fotografi interior. Jadi panitia IPC mendukung dengan
mempersiapkan lebih awal. Supaya nggak kaget, lah, menghadapi fotografi interior,” ungkap
Gloria Puspitadewi Kosaladarma selaku ketua panitia. Lebih lanjut, Gloria berharap
melalui seminar ini peserta dapat lebih mengetahui mengenai seluk-beluk fotografi interior.
“Iya, jadi nggak sekedar biasa-biasa saja, tapi lebih mengerti tentang teknik hingga proses
editing-nya,” jelas mahasiswi prodi Desain Interior angkatan 2014 ini.

Seminar yang diadakan pada hari Kamis, 31 Maret 2016 di Ciputra World Surabaya
ini mengundang Ir. Ahendra, IAI, PSA, AFPSI dan Antonius Widjaja, S.Sn selaku
pembicara. “Jadi, kita pilih Pak Ahendra karena ia sudah sering menjadi juri kontes fotografi
dan memiliki banyak pengalaman fotografi. Kalau Pak Antonius, itu karena ia memang
memiliki fokus di bidang fotografi interior dan mampu melakukan proses editing foto,” kata
Gloria.

Dalam pembahasan, Ahendra lebih menekankan pada pemilihan komposisi ruang
yang sesuai, dengan memperhatikan struktur ruang, garis, hingga perspektif yang diambil.
Sedangkan Antonius lebih terfokus pada teknik pengambilan gambar, dan bagaimana
melakukan proses editing pada hasil foto. Pembahasannya ditutup dengan pelatihan editing
secara langsung sehingga peserta lebih memahami proses yang dilakukan.

Secara umum, tema yang diangkat cukup menjawab kebutuhan. Hal itu pun diakui
oleh Yohanes Kevin Pratama, salah seorang mahasiswa prodi Desain Interior angkatan
2015. “Berguna, kan kita belajar mulai komposisi hingga proses editing, jadi tahu lebih awal.
Harapanku, acara seperti ini lebih sering diadakan supaya bisa tahu ilmu-ilmu baru,”
jelasnya. Menariknya, bukan hanya mahasiswa prodi Desain Interior, namun seminar ini juga
dihadiri oleh mahasiswa prodi lain. Salah satunya adalah Hero Victorio, mahasiswa prodi
Teknik Mesin angkatan 2015. “Tertarik sih, karena lebih dapat mendalami dunia fotografi.
Harapanku, agar lebih sering diadakan, supaya yang mendalami fotografi bisa mendapat ilmu
juga,” ujarnya menutup wawancara. Sepertinya, dunia fotografi jadi terlihat menarik untuk
didalami, bukan?

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *