Menumbuhkan Servant Leadership dalam Pribadi Mahasiswa

Engineering_20151120_MSH_0023_cropwwtm

Photo taken by Moses B. Hidajat

Menumbuhkan Servant Leadership dalam Pribadi Mahasiswa

By: Romie Christian Paparang

Acara Persekutuan Program Studi (PPS) merupakan acara berkala yang
diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) tiap program studi (prodi) di
Universitas Kristen Petra (UK Petra) untuk memfasilitasi kebutuhan rohani mahasiswa. Pada
hari Jumat, 20 November 2015 acara PPS kembali diadakan. Uniknya, acara PPS kali ini
bukan hanya meliputi satu prodi saja, melainkan gabungan dari prodi yang tergabung dalam
Fakultas Teknologi Industri. Diantaranya prodi Teknik Industri, prodi Teknik Informatika,
prodi Teknik Elektro, dan prodi Teknik Mesin.

Mengambil tema ‘Engineer as Servant Leader’, acara yang diadakan di P710 ini
dibawakan oleh Prof. Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng. selaku pembicara. Pemilihan tema
ini didasarkan pada keinginan untuk membentuk mahasiswa agar memiliki jiwa Servant
Leader dalam diri mereka. “Kita sebenarnya sudah qualified (terkualifikasi, red.) untuk
menjadi seorang leader, namun leader seperti apa? Tentunya seperti yang Tuhan Yesus mau,
yaitu pemimpin yang memiliki hati Servant Leader,” ungkap Adrian Shaksana Putra selaku
ketua panitia. Lebih lanjut, “Kami memilih Pak Rolly karena beliau sudah mampu
menerapkan Servant Leadership dan berkualitas menjadi pembicara,” jelas mahasiswa prodi
Teknik Elektro angkatan 2014 ini.

Photo taken by Moses B. Hidajat

Dalam pembahasannya, Rolly menjelaskan bahwa Servant Leader harus memiliki
konsep Christ-Centered Leadership dalam dirinya. Beliau mencontohkan sebuah peristiwa
ketika Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya. Dibutuhkan inisiatif dan hati yang
mau melayani untuk melakukan hal tersebut. Selain itu, seorang pemimpin sejati juga harus
mampu membentuk dan meregenerasi agar kedepannya akan muncul orang-orang yang turut
memiliki jiwa Servant Leader dalam diri mereka. “Kalau generasi lanjutannya gagal, hal
itupun menjadi pertanggungjawaban dari pemimpin sebelumnya,” ungkap Rolly ketika
menjelaskan.

Secara umum, tema yang diangkat cukup menarik. Hal itu pun diakui oleh Richard
Putra, salah seorang mahasiswa prodi Teknik Informatika angkatan 2013. “Temanya
menarik, dan aku dapat banyak manfaat. Banyak belajar sih, tentang Servant Leader dan hal
yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Servant Leader. Harapanku, semoga mahasiswa pun
mampu menerapkannya dalam kehidupan mereka sehari-hari,” jelasnya. Nah, dari apa yang
sudah disampaikan, siapkah kita menjadi seorang Servant Leader dalam kehidupan kita?

About the author /


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *